Infrastruktur

Dikebut Pembangunan Ratusan RISHA Untuk Korban Bencana NTT-NTB

Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Pembangunan hunian tetap (Huntap) Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) oleh PUPR terus dikebut guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga saat ini progres pembangunan huntap di Kabupaten Bima sudah sebesar 20,71% sebanyak 30 unit dan sebesar 25,69% sebanyak 22 unit di Kabupaten Dompu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak, tetapi sebagai upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

“Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya,” katanya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Rabu (06/10/2021).

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Pelaksana Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR untuk Nusa Tenggara Timur (NTB) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) Widiarto mengatakan, untuk di Provinsi NTB saat ini dibangun sebanyak 292 unit huntap. “Sebanyak 185 unit dibangun di Kabupaten Bima, sedangkan 107 lainnya dibangun di Dompu,” ujarnya.

Lebih jauh Widiarto menjelaskan untuk mempercepat pembangunan huntap di NTB, Kementerian PUPR terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk proses pengadaan lahan. Selain itu, Kementerian PUPR juga memberdayakan tenaga kerja lokal dari daerah sekitar untuk penambahan tenaga kerja agar tetap selesai sesuai target.

Bantuan hunian tetap berupa rumah khusus (Rusus) didesain dengan teknologi RISHA tipe 36. RISHA merupakan bangunan rumah menggunakan teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat menggunakan tiga jenis modul beton bertulang pada struktur utamanya.***

Penulis : Iwan Damiri

Editor  : Kamsri

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top