Perbankan

Data Wajib Pajak Aman, Ditjen Pajak: Demi Keamanan Ganti Password Secara Berkala

Data Wajib Pajak Aman, Ditjen Pajak: Demi Keamanan Ganti Password Secara Berkala
Ilustrasi transaksi pembayaran pada Bank BUMN/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Ditjen Pajak meminta para wajib pajak perlu memasang antivirus terbaru di perangkat masing-masing dalam upaya menghindari infeksi malware. Hal ini terkait dengan dugaan adanya kebocoran data pengguna Ditjen Pajak disebutkan dalam sebuah utas dari akun Darktracer. Bahkan dalam utas disebut ada sekitar 49.000 credential user bocor yang dipakai untuk masuk ke dalam situs web pemerintahan.

“Demi keamanan kita bersama, kami mengimbau pengguna dan seluruh wajib pajak untuk segera mengganti password untuk login di situs web pajak.go.id dengan password yang lebih kuat dan kemudian menggantinya secara berkala,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak (DJP), Neilmaldrin Noor di Jakarta, Jumat (4/3/2022).

Lebih jauh Neil-sapaan akrabnya memastikan data yang disimpan oleh Ditjen Pajak dalam posisi aman. “Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memastikan data DJP termasuk data wajib pajak yang disimpan oleh DJP dalam kondisi aman dan dapat diakses sebagaimana biasanya,” terangnya.

Saat ini kata Neil, kebocoran data (leak) diduga berasal dari perangkat pengguna (user) yang terinfeksi malware. “Berdasarkan investigasi kami, situs web milik DJP dipastikan aman dan dapat diakses sebagaimana biasanya. Kebocoran data justru diduga berasal dari perangkat user yang terinfeksi malware kemudian digunakan untuk masuk ke dalam situs pemerintahan,” sebut dia.

Karena kebocoran data berasal dari sisi pengguna, DJP menyarankan agar pengguna situs web pajak.go.id dan wajib pajak secara luas segera mengganti kata sandi dengan kata sandi yang lebih kuat dan aman agar tidak mudah diretas. ***

Penulis    :   Iwan Damiri
Editor      :   Kamsari

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top