Headline

Dana ZIS Muslim China Siap Mengalir ke Bank Jatim

JAKARTA-Bank Pembangunan Daerah (BPD) asal China siap bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (PT Bank Jatim, Tbk). Adapun salah satu bentuk kerjasama itu antara lain, penempatan dana Zakat Infaq dan Shodaqoh ( ZIS) dari masyarakat muslim China. “Dana ZIS dari masyarakat muslim China mau disalurkan kepada Bank Jatim senilai Rp5 triliun. Bank Jatim butuh menelaah lebih jauh soal dana ZIS,” kata Direktur Utama Bank Jatim R. Soeroso di Surabaya.

Diakui Soeroso, ada dua bank asal China yang tertarik bermitra dengan Bank Jatim, Tbk yakni BPD dan Bank Syariah. Kedua bank dari Negeri Panda itu berencana untuk menyalurkan ZIS. “Dua bank ini menginginkan Bank Jatim menyalurkan dana Rp5 triliun sebagai kredit produktif dengan bunga 0%. Rinciannya bank syariah akan mengalokasikan Rp 3,5 triliun, sedangkan dari BPD Rp 1,5 triliun,” tambahnya.

Saat didesak nama BPD dan Bank syariah asal China itu, Soeroso masih enggan membeberkan lebih jauh. “Nanti setelah MoU ditandatangani,” ucapnya sambil menambahkan sejauh ini Indonesia tampak menggiurkan di mata dunia karena tingkat suku bunga yang masih tinggi.

Pertemuan dengan dua bank asal China berlangsung di Singapura belum lama ini. Bank pelat merah milik Pemprov Jatim sejauh ini masih menantikan laporan keuangan kedua bank itu. Data yang dibutuhkan terutama terkait Dana Pihak Ketiga (DPK) serta dana Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS).

Soeroso tak membantah kerja sama itu seperti dua sisi mata uang, ada segi menguntungkan dan mengancam. Treasury Bank Jatim tengah mempertimbangkan risiko suku bunga dan volatilitas nilai tukar. Kendatipun yuan sendiri tidak terlalu volatile tetap saja harus lindung nilai (hedging) untuk antisipasi risiko. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top