Headline

Dana Tebusan Tax Amnesty Dari Jatim Capai Rp11 Triliun

SURABAYA–Program tax amnesty di Jawa Timur mendapat respon positif dari kalangan pengusaha. Buktinya dana tebusan pengampunan pajak sudah mencapai Rp11,14 triliun sejak periode 1 hingga November 2016. “Jawa Timur berkontribusi sekitar 11,7% dari perolehan secara nasional wajib pajak (WP) orang pribadi non UMKM,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II, Irawan di Surabaya, Selasa (6/12/2016).

Menurut Irawan, khusus dari wilayah DJP Jatim II uang tebusan yang diperoleh sudah mencapai Rp1,378 triliun, lalu dana repatriasi Rp1,23 triliun. “Sementara deklarasi harta luar negeri Rp13,3 triliun, deklarasi harta dalam negeri Rp46,19 triliun, jadi total deklarasi Rp60,72 triliun,” tambahnya.

Adapun dari total deklarasi tersebut, tercatat ada sebanyak 12.432 orang WP, di antaranya WP Badan Non UMKM sebanyak 2.238 orang, WP Badan yang UMKM sebanyak 1.283 orang, WP orang pribadi yang non UMKM sebanyak 5.668 orang, serta WP orang pribadi yang UMKM sebanyak 3.243 orang. “Di wilayah kami untuk WP badan kebanyakan bergerak di sektor industri karena wilayah kami banyak sekali berdiri perusahaan pengolahan,” imbuh Irawan.

Irawan menjelaskan pergerakan atau antusiasme wajib pajak terhadap program tax amnesty pada periode pertama dan kedua itu tidak jauh berbeda.

Tren keikutsertaan WP untuk ikut pada periode pertama yakni mulai Juli 2016 menunjukkan kurangnya minat WP, pada Agustus 2016 terlihat ada pergerakan yakni ada sekitar 800 orang melakukan deklarasi, dan pada September 2016 ada sekitar 9.800 orang.
“Jadi kenaikannya hampir 10 kali lipat di setiap bulan pada satu periode. Nah pada periode kedua ini juga begitu, pada Oktober sangat sedikit yang ikut hanya di bawah 100 orang, lalu November ada sekitar 1.200 orang, harapannya nanti bisa menjadi 10.000 orang,” jelas Irawan.

Dia menambahkan, khusus untuk Kanwil DJP Jatim II sendiri pihaknya menargetkan perolehan uang tebusan mencapai Rp2,1 triliun pada akhir periode yakni pada 31 Maret 2017.

Untuk mencapai target tersebut, Kanwil DJP Jatim II melakukan berbagai strategi seperti menggandeng asosiasi-asosiasi pengusaha UMKM, dan mengajak Universitas Muhammadyah di Sidoarjo. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top