Market

Cegah Dampak Resesi AS, BI Disarankan Genjot Serapan Devisa Hasil Ekspor

Cegah Dampak Resesi AS, BI Disarankan Genjot Serapan Devisa Hasil Ekspor
Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Dampak resesi ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat (AS) tentu harus cepat diwaspadai oleh pemerintah. Berdasarkan laporan Biro Riset Ekonomi AS (NBER), pertumbuhan ekonomi AS tercatat minus 0,9 persen pada kuartal II-2022. “Pemerintah sebaiknya mempersiapkan koordinasi kebijakan antara fiskal dan moneter dalam hadapi risiko resesi AS dan global,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara kepada suarainvestor.com, Senin (1/8/2022).

Politisi PPP ini menjelaskan dari sisi fiskal perlu memperkuat anggaran belanja sosial dengan catatan data penerima lebih tepat sasaran. “Beberapa stimulus pada masa pandemi masih tetap relevan dibutuhkan ditengah naiknya inflasi dan risiko melemahnya daya beli kelompok rentan,” ujarnya.

Menurut Amir, pemerintah sudah tepat dalam mendorong efektivitas pembangunan infrastruktur yang bersifat padat karya. “Penyelesaian proyek infrastruktur diharapkan membawa multiplier effect berupa perluasan kesempatan kerja di sektor konstruksi,” papar anggota Fraksi PPP.

Dari sisi moneter, kata Wakil Ketua umum PPP, sebaiknya Bank Indonesia (BI) segera meningkatkan serapan devisa hasil ekspor untuk dikonversi ke rupiah agar gejolak pelemahan kurs dapat di mitigasi. Sementara dari sisi perdagangan disarankan agar mencari pasar alternatif di luar AS dan kawasan Uni Eropa UE), serta mendorong pemanfaatan subsistusi produk impor terutama bagi industri pengolahan.

Diakui Aktivis GP Ansor, sebenarnya kondisi pasar di AS sudah diperkirakan sejak lama. Sehingga efeknya terhadap pelambatan ekonomi didalam negeri relatif kecil. “Porsi pasar ekspor kita ke AS hanya 13% jauh lebih kecil dibanding ke Tiongkok di atas 30%. Situasi lockdown di Tiongkok jauh lebih berdampak terhadap ekonomi Indonesia,” pungkasnya. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Eko

 

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA POPULER

To Top