Nasional

Bulan Ramadhan Jadi Alat Bangun Soft Diplomacy

KIEV-Ramadhan dijadikan sebagai sarana untuk membangun kebersamaan dengan semua warga bangsa dunia. Kegiatan buka bersama dengan duta besar ini rutin diadakan KBRI Kyiv sebagai wujud soft diplomacy, pada
Minggu pertama bulan ramadhan, 25 Mei 2018, KBRI Kyiv bersama dengan duta besar negara-negara sahabat.

Acara buka puasa yang diadakan di wisma duta KBRI Kyiv ini mengambil tema persaudaraan islam untuk perdamaian dunia. Duta besar yang hadir antara lain dari negara uni emirat arab, mesir, tajikistan, palestina, lebanon dan lain-lain.

Turut hadir dalam kesempatan yang sama anggota DPR RI dari Partai Hanura yang merupakan sahabat duta besar, bapak Mukhtar Tompo.

Pada kesempatan acara diadakan perbincangan antar duta besar yang membahas isu lintas sektor. “Fokus diskusi mengetengahkan topik posisi islam untuk perdamaian dunia,” kata
Duta besar republik indonesia, Prof Yuddy Chrisnandi,wisma duta KBRI Kyiv, (25/5/2018).

Dia menyampaikan kegiatan memang rutin diadakan KBRI. Mungkin sudah berlangsung puluhan tahun. Namun kali ini agak sedikit berbeda, yaitu acara diadakan outdoor. Seperti garden party. “Saya ingin antar duta besar mengenal satu sama lain lebih dekat. Harapan saya pertemuan ini menjadi bentuk soft diplomasi untuk membahasa hal-hal krusial terkait isu lintas sektor,” ungkapnya.

Berkah ramadhan tahun ini, lanjut Yuddy, diharapkan mampu menghidupkan nuansa perdamaian dunia. “Kami mulai dari buka bersama yang kekeluargaan,” ucapnya.

Dalam perjamuan dihidangkan makanan khas indonesia dari mulai pembuka berupa bubur candil. Makanan utama berupa gado-gado, sop buntut, nasi kuning, empal gentong, dendeng balado, ayam taliwang, telur pindang, jengkol, dan tahu. Sedang dessertnya dihidangkan ketan hitam. Tak lupa juga dihidangkan kerupuk, abon, dan sambal sebagai pelengkap hidangan. Tak lain tujuan menghidangkan makanan ini adalah untuk promosi kekayaan kuliner indonesia.

Acara yang dimulai pukul 20.30 berakhir pada pukul 23.00, saat menjelang Sholat Isya. Ramah tamah selesai dengan jabat tangan persahabatan antar duta besar. Sembari diberikan bingkisan berupa krupuk dan emping mlinjo kepada para tamu yang meninggalkan acara. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top