Perbankan

BRI: Penjualan Sukuk Ritel SR018 Tembus Rp1,7 Triliun

BRI: Penjualan Sukuk Ritel SR018 Tembus Rp1,7 Triliun
Kantor Bank BRI, cabang Parlemen/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) mengklaim penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias Sukuk Ritel seri SR018 berhasil melampaui target hingga 231,25 persen atau mencapai Rp1,7 triliun. Perseroan selalu berupaya membangun dan menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat Indonesia. “Tingginya minat investor dalam melakukan pembelian produk SR018 dan telah melampaui target menjadi salah satu penanda bahwa pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya berinvestasi semakin meningkat,” kata Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani di Jakarta, Selasa, (12/4/2023).

Lebih jauh kata Handayani, BRI terus berkomitmen menyediakan alternatif investasi yang sangat menarik dan aman bagi masyarakat. Selain melampaui target, kata Handayani, realisasi tersebut juga meningkat dibandingkan penjualan SR017 pada 2022 dengan realisasi penjualan sebesar Rp1,01 triliun. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap penjualan sukuk ritel yang semakin meningkat.

Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar dalam penjualan SBSN maupun surat berharga negara (SBN). Masyarakat sudah semakin memahami bahwa SBN cocok dijadikan salah satu pilihan alokasi portofolio nasabah dengan profil risiko konservatif, moderat, hingga agresif.

Peran BRI sebagai mitra pemerintah dalam memasarkan produk SBN tak terlepas dari komitmen perseroan untuk turut mendukung proses pemulihan ekonomi. Selain itu, BRI juga berupaya untuk terus membangun pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia.

Untuk keamanan dan kenyamanan nasabah dalam berinvestasi, Handayani menyebutkan pihaknya pun bekerja sama dengan manajer investasi, perusahaan asuransi, maupun sekuritas terpercaya. “BRI ingin menjadi pilihan utama nasabah dalam mempercayakan seluruh transaksi perbankan dan dapat menjadi financial super market dalam menjawab beragam kebutuhan investasi dan proteksi nasabah,” pungkasnya. ***

Penulis   : Iwan Damiri
Editor    :  Kamsari

 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top