Infrastruktur

BPS Jatim : Infrastruktur Diperbaiki, Turis Asing Naik 4,5 Persen

SURABAYA-Badan Pusat Statistik Jawa Timur mengungkap kunjungan turis asing diperkirakan naik tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan wisman yang datang ke Jatim sepanjang Januari-Juli 2016, melalui pintu Bandara Internasional Juanda, Surabaya mencapai 116.274 kunjungan.

Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono mengatakan naiknya kunjungan wisman ke Jatim tak lepas dari perbaikan sarana dan prasarana yang dilakukan pengelola tempat wisata, serta perbaikan infrastruktur oleh pemerintah. Jumlah tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun 2015, dimana wisman yang datang hanya 111.263. “Ini berarti, selama tujuh bulan ini kunjungan wisman ke Jatim naik 4,50 persen atau 5.011 kunjungan,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (14/9/2016)

Dari data BPS terungkap kenaikan cukup tinggi, terjadi pada bulan Juli dengan jumlah kunjungan wisman mencapai 20.424. Angka ini naik hingga 38,42 persen dibanding jumlah wisman bulan Juni yang 14.755 hanya kunjungan.

Menurut Teguh, kunjungan terutama didominasi wisman Malaysia pada Juli 2016, yakni sebanyak 3.761 (18,4 persen). Lalu disusul Singapura 1.586, Tiongkok 1.404, dan Thailand 1.205 kunjungan. Kemudian Amerika Serikat 925, Taiwan 893, Jepang 475, India 446, Korea Selatan 407, dan Hongkong 311 kunjungan. “Untuk Malaysia, wisman yang datang di bulan Juli jumlahnya naik hingga 90,72 persen dibanding bulan sebelumnya,” terangnya.

Naiknya jumlah wisman ternyata juga berdampak pada meningkatnya Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jatim. Jika bulan Juni TPK hanya 56,75 persen, pada bulan Juli naik 1,98 poin menjadi 58,73 persen.

Kata Teguh, jika didasarkan klasifikasi hotel, TPK hotel bintang 4 paling tinggi, mencapai 69,70 persen. Lalu bintang 2 sebesar 56,64 persen, diikuti bintang 1 dengan 56,10 persen, dan bintang 3 sebesar 53,77 persen. “Paling rendah adalah hotel bintang 5 dengan TPK hanya 46,33 persen,” imbuhnya.

Meski jumlah tamu naik, tapi dari rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing di hotel berbintang jumlahnya malah turun. Jika bulan Juni RLMT mencapai 3,73 hari, di bulan Juli hanya 2,67 hari, atau terjadi penurunan 1,06 poin. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top