Headline

BPS : Industri Manufaktur Jatim Tumbuh 0,25%

SURABAYA-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 (q to q) mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar 0,25 persen. Jika dibandingkan dengan produksi pada triwulan IV tahun 2016 yang tumbuh sebesar 1,89 persen, maka perrtumbuhan pada triwulan I tahun 2017 lebih rendah sebesar 2,14 persen poin

Dalam kajian BPS juga menyebutkan produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 (y on y) tumbuh sebesar 3,47 persen dibandingkan dengan produksi pada triwulan yang sama tahun 2016. Pertumbuhan produksi pada triwulan I tahun 2017 ini lebih rendah 0,86 persen poin dibanding nasional yang tumbuh sebesar 4,33 persen.

Produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 (q to q) mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar 0,25 persen. Jika dibandingkan dengan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Nasional pada Triwulan I 2017 yang mengalami pertumbuhan sebesar 2,44 persen maka pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Jawa Timur lebih rendah 2,69 persen poin.

Produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 (y on y) mengalami kenaikan sebesar 0,97 persen. Pertumbuhan produksi pada triwulan I tahun ini lebih rendah 4,46 persen poin dibandingkan dengan pertumbuhan produksi tahun 2016 pada triwulan I yang tumbuh sebesar 5,43 persen.

Triwulan I 2017

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 (q to q) mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar 0,25 persen. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan produksi pada triwulan IV tahun 2016 yang mengalami pertumbuhan sebesar 1,89 persen, maka pertumbuhan pada triwulan I tahun 2017 lebih rendah sebesar 2,14 persen poin.

Demikian pula pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 jika dibandingkan dengan pertumbuhan produksi di tingkat nasional yang mengalami pertumbuhan sebesar 0,86 persen, maka pertumbuhan produksi industri di Jawa Timur pada triwulan I tahun 2017 lebih rendah 1,11 persen poin.
Sektor industri manufaktur besar dan sedang yang mengalami pertumbuhan produksi lebih dari 2 (dua) persen antara lain, Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya naik sebesar 2,15 persen, Industri Tekstil naik sebesar 5,51 persen, Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer naik sebesar 8,80 persen. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top