Perbankan

BI Isyaratkan Kenaikkan Suku Bunga Acuan

BI Isyaratkan Kenaikkan Suku Bunga Acuan
Kantor Bank Indonesia/Foto: Kompas.id

BALI, SUARAINVESTOR.COM-– Bank Indonesia (BI) memberi isyarat bakal menaikkan suku bunga acuan jika terjadi kenaikan inflasi. Langkah penyesuaian suku bunga akan dilakukan untuk mengantisipasi tekanan inflasi dan dampaknya. “BI siap untuk menyesuaikan suku bunga jika ada tanda-tanda inflasi inti yang lebih tinggi terdeteksi,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung di Bali, Rabu (13/7/2022).

Berdasarkan data BI, kata Juda, inflasi inti pada Juni 2022 tercatat 0,19 persen atau turun 0,23 persen secara bulanan dibandingkan dengan inflasi Mei 2022. “Bank Indonesia akan tetap mewaspadai tekanan inflasi dan dampaknya terhadap ekspektasi inflasi, serta siap menyesuaikan suku bunga jika ditemukan tanda-tanda peningkatan inflasi inti,” jelasnya.

Namun secara tahunan, inflasi inti Juni 2022 mencapai 2,63 persen, meningkat dibandingkan periode bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 2,58 persen. Sementara itu, suku bunga acuan BI saat ini berada di level 3,5 persen sejak Februari 2021. Padahal bank sentral AS sudah menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate) sebanyak 150 basis poin sejak awal tahun 2022.

BI menyadari situasi sekarang tidak mudah. Pandemi covid-19 yang belum tuntas hingga perang Rusia dan Ukraina yang tak berkesudahan akan memberikan dampak buruk ke perekonomian global. Indonesia dan banyak negara di dunia akan terkena imbasnya. “Untuk menjawab tantangan saat ini, bauran Kebijakan Bank Indonesia saat ini ditujukan untuk menjaga stabilitas makro, memfasilitasi pemulihan ekonomi, dan menavigasi ekonomi dan keuangan digital,” papar Juda.***

Penulis       :      Iwan Damiri

Editor         :     Eko

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top