Headline

BI: Ekosistem Digital Dongkrak Transaksi Bisnis UMKM

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Ekosistem digital ternyata mampu mendongkrak transaksi bisnis UMKM selama pandemi Covid-19. Strategi bisnis ini cukup efektif, sebagaimana yang telah dilakukan melalui pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2020 seri II, 7-9 Oktober 2020 lalu. Selama pameran pula, omzet penjualan produk UMKM yang terdiri dari kain, kerajinan, makanan dan minuman tercatat sebesar Rp3,79 miliar. “Jika dijumlahkan, omzet penjualan UMKM dari Pameran KKI seri I dan II adalah sebesar Rp 8,65 miliar,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko dalam siaran persnya, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Dari pameran virtual tersebut, kata Onny, sebanyak 18 Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) berhasil bertemu dengan 4 lembaga keuangan melalui one on one meeting business matching dengan nilai komitmen pembiayaan sebesar Rp 4,71 miliar.

Lebih jauh kata Onny, penyelenggaraan Pameran KKI Seri II merupakan hasil sinergi BI dengan berbagai pihak terkait. Kegiatan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BI dengan Dekranas, penyelenggaraan joint event antara BI, Kemnaker, OJK, dan idEA pada webinar, serta pagelaran karya kreatif.

Onny menjelaskan BI akan kembali menggelar Pameran KKI Seri III “Sinergi UMKM untuk Sahabat Milenial” di bulan November 2020. “Ke depan, BI akan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan nasional, serta bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga,” imbuhnya.

Sebelumnya, Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang terangkum dalam “Tinjauan Big Data Terhadap Dampak Covid-19 2020”, menyebutkan penjualan online pada masa pandemi ini malah melonjak tajam bila dibandingkan dengan penjualan di bulan Januari 2020.

Pada bulan Maret 2020, penjualan online melonjak 320% dari total penjualan online awal tahun. Lonjakan semakin tajam terjadi, penjualan online April 2020 tercatat meningkat 480% dari Januari 2020.

Terperinci, pada bulan Maret 2020 penjualan tertinggi ada pada Makanan dan Minuman, yaitu meningkat 570% dari penjualan di Januari 2020. Penjualan terendah adalah produk olahraga yang hanya meningkat 170% dari penjualan Januari.

Sementara pada bulan April 2020, penjualan tertinggi masih juga dipegang Makanan dan Minuman yang melonjak tajam 1070% dari penjualan di bulan Januari 2020. Penjualan terendah juga masih produk olahraga yang sebesar 210% dari bulan Januari 2020.

Selain Makanan dan Minuman serta peralatan Olahraga,b beberapa penjualan yang meningkat uga terjadi pada alat kesehatan, peralatan komunikasi, kosmetik, perlengkapan rumah tangga, peralatan pendidikan, serta sandang. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top