Industri & Perdagangan

Bapenda Kabupaten Tangerang Tempel Stiker Untuk Penunggak Pajak

Bapenda Kabupaten Tangerang Tempel Stiker Untuk Penunggak Pajak
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto/Foto: A Rohman

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM – Pemerintah Kabupaten Tangerang memacu pendapatan daerah melalui pemerataan pajak bagi para pelaku usaha. Tempat usaha  yang menunggak pun akan dipasangi label atau stiker sebagai pemberitahuan belum memenuhi kewajiban.

Dikatakan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, pelaku usaha tidak mematuhi ketentuan tersebut, pemerintah daerah akan memberikan Surat Pemberitahuan, Surat Teguran, dan Surat Peringatan. Jika tidak ada iktikad baik lebih dari tiga hari, maka pelaku usaha akan segera ditindak. “Maka berlaku ketentuan sanksi berupa pemasangan stiker sebagai pemberitahuan belum memenuhi kewajiban membayar Pajak Restoran,” katanya, Kamis (15/9/2022).

Slamet menuturkan, saat ini, pihaknya pun kembali melakukan proses penagihan pajak dalam bentuk pemasangan stiker/baliho/banner/spanduk sebagai bentuk lain dalam penagihan pajak. Namun ditekankan bahwa ini bukan tindakan penyegelan.”Bertuliskan USAHA INI BELUM MEMENUHI KEWAJIBAN MEMBAYAR PAJAK RESTORAN, ini bukanlah tindakan penyegelan, tetapi merupakan bentuk lain dari penagihan pajak daerah sebagai bentuk sanksi administratif kepada wajib pajak yang belum patuh dan belum jujur dalam melaksanakan kewajiban pajak daerahnya,” tuturnya.

Tambah Slamet, selanjutnya bisa saja dilakukan penyegelan, penyitaan dan menutupan ijin usaha, serta pemberitahuan kami kepada MCP KPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan pemasangan stiker ini akan berlanjut untuk 24 Calon Wajib Pajak yang belum mendaftarkan dan melaporkan usahanya sampai dengan akhir tahun 2022. Adapun, dari 80 Calon Wajib Pajak yang telah terdata, 25 Calon WP belum kooperatif, 11 Calon WP tutup permanen dan sisanya 44 Calon WP kooperatif dan telah mendaftarkan usahanya. “Kami mengimbau agar para wajib pajak dapat mematuhi salah satu ketentuan perpajakan yaitu mendaftarkan dan melaporkan usahanya,” pungkas Slamet. ***

Penulis      :    A Rohman

Editor        :    Chandra 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top