Headline

Banyuwangi Raih DID Rp75 Miliar

BANYUWANGI-Kementerian Keuangan mengucurkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp75 miliar. Pemberian DID tersebut sebagai reward terhadap daerah yang pengelolaan keuangannya dinilai transparan dan akuntable. Sehingga pengelolaan itu memiliki dampak kepada pelayanan publik. “Di Banyuwangi ini terlihat dan nyata sekali pembangunannya dilakukan secara terencana dan ada arahnya. Pelayanan publiknya pada semua sektor berjalan rapi,” kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Budiarso Teguh dalam siaran persnya, Sabtu
(24/2/2018).

Menurut Budiarso, Kemenkeu menetapkan sejumlah daerah yang dinilai memenuhi standar kinerja terbaik, salah satunya Kabupaten Banyuwangi. Artinya pemberian DID melalui seleksi ketat dan tidak sembarangan. “Setelah saya mengechek ke lapangan, memang layak reward Rp 75 miliar buat Banyuwangi,” tambahnya.

Diakui Budiarso, Banyuwangi, salah satu daerah terbaik dalam hal pengelolaan keuangan daerah karena berhasil memenangkan tujuh dari sepuluh indikator, di antaranya keberhasilan penurunan angka kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), pelayanan dasar bidang kesehatan, infrastruktur, serta penyelenggaraan pemerintahan.
“Kemenkeu tidak hanya bicara pengelolaan secara administratif, tapi juga dampak program pembangunan ke masyarakat,” ungkapnya.

Budiarso menegaskan bahwa imbas positif dari pembangunan harus terasa dan rigid. Karena ada indikatornya, seperti peningkatan pendapatan perkapita dan penurunan kemiskinan. “Dan itu terlihat di Banyuwangi,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top