Nasional

Bantu Dokter, FPKB DPR Ajak Masyarakat Tidak Keluar Rumah

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM –  Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengajak masyarakat untuk membantu meringankan pekerjaan dokter, perawat, dan kalangan medis lainnya dengan mengurangi.bahkan tidak keluar rumah.

Hal tersebut disampaikan Neng Eem menanggapi bertambahnya korban enam orang dokter akibat pandemi corona. Keenam dokter yang diumumkan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut adalah dr Hadio Ali SpS (IDI Cabang Jakarta Selatan), dr Djoko Judodjoko, SpB (IDI Cabang Kota Bogor), dr Laurentius P, SpKJ (IDI Cabang Jakarta Timur), dr Adi Mirsaputra SpTHT (IDI Cabang Kota Bekasi), dr Ucok Martin SpP (IDI Cabang Medan), dan dr Toni Daniel Silitonga (IDI Cabang Bandung Barat).

“Saya menyampaikan duka yanh mendalam atas berpulangnya para dokter, khususnya dr Djoko Judodjoko dari IDI Cabang Kota Bogor, yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya,” tutur Neng Eem, Senin (23/3/2020).

Mereka kata dia adalah pahlawan pejuang pemberantasan pandemi corona bersama seluruh jajaran medis dan paramedis lainnya yang selalu berada di garda terdepan.

Karena itu Neng Eem mengajak seluruh masyarakat untuk membantu meringankan pekerjaan kalangan medis dengan mengurangi kegiatan di luar rumah. “Dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini, seluruh elemen masyarakat harus mau bekerja sama dengan pemerintah dan kalangan medis, agar penanganan penyebaran wabah corona ini bisa segera diatasi,” ujarnya.

Pembatasan kegiatan di luar rumah, menurut Neng Eem, dinilai efektif dalam mereduksi penyebaran corona dikarenakan sifat dan mekanisme penyebaran dari virus covid 19 tersebut.

“Masyarakat diharapkan memenuhi anjuran Pemerintah untuk melakukan pembatasan kegiatan di luar rumah. Jangan sampai Pemerintah harus memberlakukan lockdown sepenuhnya yang tentu memiliki dampak yang signifikan,” tambah Neng Eem.

Neng Eem memahami jika ada pro dan kontra dalam kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah untuk menangani pandemi corona ini. Namun, dia berharap agar masyarakat dapat memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah untuk melakukan langkah-langkah strategis penanganan pandemi corona yang telah menyebar hingga ke 188 negara dan menjangkiti 308.659 orang per 22 Maret 2020.

“Kita tetap dapat memberikan masukan, saran, dan kritik, kepada pemerintah dalam penanganan pandemi corona. Akan tetapi, sekarang inilah saatnya, seluruh elemen masyarakat bekerja sama, bahu membahu, dengan pemerintah dan kalangan medis, untuk menghentikan penyebaran pandemi corona,” pungkas Neng Eem.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top