Nasional

Banser dan Keutuhan Bangsa

Banser dan Keutuhan Bangsa
Andi Jamaro Dulung/Lintasparlemen.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Ketika terpilih menjadi Komandan Banser pada tahun 1995. Tentulah ini amanah yang sangat berat. Karena itu, agar amanah berat ini bisa dijalankan, maka perlu memohon restu. “Saya sowan ke Gus Dur (Ketua Umum PBNU) melaporkan hasil rapat formatur Kongres Ansor dan meminta tausiyah,” kata Ketua PP GP Ansor/Dansatkornas Banser 1995-1999, Andi Jamaro Dulung kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Dalam pertemuan itu, dirinya sebagai Komandan Banser memohon petunjuk. “Saya sekarang Komandan Banser Gus, tugas saya apa Gus?,” ungkap lelaki asal Makassar.

Gus Dur dengan gaya santainya memberikan petuah. “Tugasmu hanya dua, jaga bangsa ini dan jaga marwah Ulama NU.

“Penjelasannya gimana Gus?” tanya saya. “Cari sendiri” jawab Gusdur singkat.

Karena tugas Banser hanya menjaga Keutuhan Bangsa dan Marwah Ulama. Oleh sebab, lelaki bergelar Doktor tersebut menyimpulkan

Pertama, jangan pernah bermimpi bahwa Banser akan bertindak normal jika keutuhan bangsa terancam

Kedua, jangan pernah bermimpi banser bertindak sopan jika ulamanya dihina.

Lebih jauh kata Andi, masyarakat yang tidak setuju dengan Banser, boleh saja mengkritisi, bahkan mengkritisi NU sekalipun. Namun jangan coba-coba menganggu keutuhan Indonesia dan menghina ulama NU. “Siapapun itu, akan berhadapan dengan tindakan abnormal Banser,” imbuhnya seraya menyarankan biarlah tindakan normal menjadi wilayah Fatayat NU dan Muslimat NU.

Sekarang ini merupakan situasi yang abnormal. Karena itu Banser tidak boleg menjadi penonton. Harus mengambil peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Bergeraklah dan bertindaklah. Jika tindakanmu keliru, banyak ulama NU yang setia meluruskanmu,” ungkap Mantan Anggota DPR RI Fraksi PPP.

Namun, kata Andi lagi, jika tindakanmu benar, maka banyak yang diam-diam menerima manfaatnya. “Bagi kami seniormu, kami tak peduli tindakanmu keliru atau benar, pasti akan kami membelamu,” pungkasnya. ***

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top