Headline

Bank Jatim Terus Genjot Kredit ke UMKM

SURABAYA-Bank Jatim terus mendorong agar porsi kredit banyak terserap ke sektor produktif, utamanya sektor UMKM. Alasannya hampir 50 persen lebih ekonomi Jatim digerakkan dari sektor ini. “UMKM juga tahan terhadap gejolak ekonomi nasional maupun global. Dan kami terus menunjukkan kesungguhan dalam mengelola dan mengembangkan UMKM di Jatim,” kata Direktur Agrobisnis dan Usaha Syariah Bank Jatim, Tony Sudjiaryanto di sela kegiatan FKLJK Jatim berupa senam zumba di Car Free Dau (CFD) Jl Raya Darmo Surabaya, Minggu (20/8/2017).

Pada 2017 ini, kata Tony, Bank Jatim menargetkan pertumbuhan laba sampai 2017 menjadi 10,75 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Hal ini dilakukan dengan dua strategi yaitu optimalisasi pendapatan bunga bersih dan pendapatan non bunga. Untuk menggenjot pendapatan bunga bersih, bank akan menggenjot penyaluran kredit baik produktif maupun konsumer

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jawa Timur, Soekamto menjelaskan Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tercatat di angka 5,3 persen, di atas pertumbuhan nasional yang mencapai 5,01 persen, merupakan cermin dari kinerja jasa keuangan yang baik.

Menurut Soekamto, kontribusi jasa keuangan di Jatim lebih solid tercermin dari angka pertumbuhan ekonomi Jatim yang lebih tinggi dari nasional. “Baik dari sektor perbankan, pasar modal, lembaga keuangan non bank, dan lainnya,” ucapnya.

Terkait perbankan, OJK mendorong untuk lebih agresif dalam menyalurkan kreditnya. Namun dengan catatan, tingkat Non Performance Loan (NPL) atau kredit macetnya di bawah 5 persen. “Untuk perbankan dengan NPL di bawah 5 persen, kami dorong untuk kreditnya bisa tumbuh di kisaran 9 persen hingga 12 persen di tahun ini,” tambah Soekamto.

Sementara untuk perbankan dengan NPL di atas 5 persen, Soekamto menyebutkan, pihaknya meminta penyaluran kreditnya bisa mencapai 90 persen dari target kinerjanya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top