Nasional

Bamsoet Minta Elit Politik Waspadai Ancaman Ideologi Pancasila

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan dalam politik dan demokrasi jangan hanya bicara kekuasaan, karena masih banyak hal lain yang harus dibahas. Seperti kesenjangan dan kemiskinan, kemandirian pangan dan energi, defisit anggaran, daya saing serta investasi.

“Selain itu, persoalan serius yg saat ini perlu mendapatkan perhatian semua pihak adalah ancaman terhadap ideologi Pancasila. Seperti maraknya paham khilafah, radikalisme dan intoleransi. Makanya, SOKSI harus menjadi garda terdepan melawan semua ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan mengawal program pemerintahan Presiden Jokowi – Ma’ruf Amin hingga 2024,” tegas Bamsoet di Rapimnas II Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), di Jakarta, Minggu (28/07/19).

Rapimnas SOKSI bertema  ‘Soksi Berkarya Bersama Untuk Mensukseskan Pemerintah Joko Widodo-K.H. Ma’ruf Amin’ ini hadir Ketua Umum SOKSI Ade Komaruddin, Plt Ketum Bobby Suhardiman, Sekjen Partai Golkar Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus, 32 Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI seluruh Indonesia dan luar negeri serta para pengurus dan fungsionaris SOKSI lainnya.

Bamsoet yang juga Wakil Ketua Umum SOKSI ini mengapresiasi rangkaian pertemuan Presiden Jokowi dengan Prabowo, yang dilanjutkan pertemuan Prabowo dengan Megawati Soekarnoputri. Selain itu, ada pula pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Berbagai pertemuan tersebut adalah bagian dari silaturahmi yang harus diapresiasi. Tidak perlu disikapi berlebihan apalagi sampai menimbulkan spekulasi politik yang bermacam-macam. “Berbagai pertemuan justru menandakan elite politik kita tak pernah menutup diri. Sehingga sekeras apapun persaingan politik harus tetap dalam koridor hukum dan etika politik berdasarkan ideologi Pancasila. Berbagai pertemuan tersebut juga menunjukan sifat kenegarawanan para elite politik kita,” tutur Bamsoet.

Banyak pihak menduga berbagai pertemuan tersebut pertanda Partai Gerindra akan masuk dalam koalisi pendukung pemerintahan Jokowi. Namun, dalam konteks membangun kebersamaan dan persatuan bangsa menurut Bamsoet, justru memperluas koalisi adalah hal yang bagus.

“Apalagi Pak Prabowo dengan jelas mengatakan siap membantu jika diminta untuk membangun bangsa dan negara ini. Apakah akan masuk dalam koalisi atau membantu dari luar pemerintahan, itu hanya masalah teknis. Yang terpenting semangat kebersamaannya sudah ada. Masyarakat di akar rumput juga harus kembali membangun kebersamaan demi kelacararan pembangunan di masing-masing daerahnya,” jelas Bamsoet.

Menurut Bamsoet, jika Partai Gerindra jadi masuk dalam kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi, tak akan terlalu mengganggu komposisi susunan menteri dalam kabinet. Karena kebijakan penentuan menteri adalah hak prerogatif presiden.

“Persaingan justru akan berada di posisi Ketua MPR RI. PDI-Perjuangan akan menempati kursi Ketua DPR RI. Sebagai partai dengan jumlah anggota DPR RI terbanyak kedua, Partai Golkar layak menduduki kursi Ketua MPR RI. Namun PDI-Perjuangan, PKB, dan bahkan Partai Gerindra juga memiliki niat yang sama. Disinilah seni berpolitik dari pimpinan partai politik akan sangat menentukan,” ungkapnya.

Untuk meredakan suhu politik di internal partai koalisi, Bamsoet meminta Presiden Jokowi bisa turun tangan. Dengan pengalaman dan kebijaksanaannya, Jokowi bisa mengayomi anggota koalisi agar tetap solid berada dalam satu barisan, tanpa perlu meributkan jabatan Ketua MPR RI ataupun lainnya.

“Banyak partai politik yag mengicar Kursi Ketua MPR RI, karena selain menunjukkan kewibawaan partai yang bersangkutan, juga terkait keinginan untuk melakukan amandemen menghidupkan kembali haluan negara semacam GBHN (Garis Besar Haluan Negara). Terlepas dari berbagai hal itu, seperti apa wajah koalisi ke depan, yang pasti untuk kepentingan pembangunan demokrasi yang sehat, keberadaan oposisi tetap penting. Sehingga bisa menjaga tegaknya check and balances antara pemerintah dengan parlemen,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top