Infrastruktur

Atasi Kekeringan, Jatim Siapkan Rp100 Miliar

SIDOARJO-Masalah kekeringan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bahkan Pemprov menyiapkan anggaran sebesar Rp100 Miliar guna mengatasi keadaan gawat darurat, termasuk bencana kekeringan. “Setiap tahun kami menyiapkan dana tersebut, dan dana itu tidak sampai habis digunakan untuk permasalahan kondisi gawat darurat yang terjadi di Jawa Timur,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Sabtu, (9/9/2017)

Menurut Gus Ipul-sapaan akrabnya, mengatakan dana tersebut sudah disiapkan untuk mengatasi terjadinya kondisi gawat darurat seperti terjadinya kekeringan pada beberapa wilayah di Jawa Timur ini. “Itu artinya, permasalahan gawat darurat di Jawa Timur masih bisa diatasi dengan baik,” ujarnya.

Lebih jauh Gus Ipul mengemukakan saat ini pihaknya sudah intensif melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah kabupaten yang mengalami kekeringan di wilayahnya masing-masing untuk menentukan upaya penanganan permasalahan kekeringan. “Komunikasi dengan pemerintah kabupaten terus kami laksanakan terkait dengan upaya penanganan masalah kekeringan yang terjadi seperti saat ini. Terlebih pak presiden saat ini juga terus meminta laporan terkait dengan penanganan kekeringan ini,” katanya.

Ia mengaku di sejumlah wilayah memang sering terjadi musibah kekeringan, terutama untuk wilayah yang ada di daerah pegunungan, karena sumber air sudah tidak mengalir lagi. “Wilayah tersebut kesulitan air, termasuk diatasi dengan pembuatan sumur bor dan juga pengiriman bantuan air dengan wilayah terdekat supaya masyarakat tidak sampai kekurangan air,” katanya.

Sebelumnya, di Pasuruan, Jawa Timur terdapat belasan desa yang mengalami kekeringan sehingga pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasuruan memberikan bantuan berupa pengiriman air bersih dengan menggunakan truk tangki.

Kepala BPBD Pasuruan Bakti Jati P mengatakan pengiriman bantuan air bersih ini dilakukan sebanyak lima sampai enam kali dalam sepekan dengan jumlah posokan satu sampai dengan dua tangki setiap harinya. “Kami berharap dengan adanya upaya pemberian air bersih ini dapat membantu masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami musibah bencana kekeringan di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top