Infrastruktur

Anggota DPRA Irfannusir Rasman Dorong Prioritas Pembangunan PPI Labuhanhaji

LABUHANHAJI, SUARAINVESTOR.COM- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Irfannusir Rasman mendorong Pemerintah Provinsi Aceh segera memprioritaskan pembangunan Pelabuhan Perikanan Ikan (PPI) Labuhanhaji. Langkah ini penting agar pelabuhan dapat berjalan optimal, demi meningkatkan sektor perikanan di Aceh khususnya Aceh Selatan.

Penegasan disampaikan Irfannusir Rasman ketika meninjau langsung kawasan Pelabuhan Perikanan Ikan (PPI) Labuhanhaji, Aceh Selatan, Minggu (15/8/2021) sore. Saat meninjau PPI Labuhanhaji, Irfannusir didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Aliman, S.Pi, M.Si.

“PPI Labuhanhaji dapat segera dilakukan pengembangan pembangunan, terlebih banyak ditemukan kekurangan bangunan maupun kerusakan. Diperlukan pengadaan solar sel 40 titik’ agar para nelayan nyaman saat bongkar muat disaat malam hari, rehalitasi dermaga,” ucap Irfannusir.


Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Irfannusir Rasman didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Aliman, S.Pi, M.Si ketika meninjau kawasan Pelabuhan Perikanan Ikan (PPI) Labuhanhaji, Aceh Selatan, Minggu (15/8/2021) sore. (Naidy/suarainvestor.com)

Selanjutnya keberadaan pabrik es Labuhanhaji yang sedang perbaikan akibat rusak alat pendingin itu agar bisa beroperasi maksimal  ldemi memenuhin kebutuhan es bagu nelayan, dan pengembangan areal Palabuhan perlu ditingkatkan.

Kemudian, menurut permintaan ASDP, ada keberadaan batu gajah(brak wakter) ditengah lokasi labuh Kapal Very Penyeberangan tidak menggangu ketika kapal memutar haluan dilokasi labuh.

“Kita juga meminta untuk dapat dilakukan pembongkaran dan mengkaji ulang, hal itu bisa kajian konsultan, agar nanti dirombak beberapa sisi,” imbuh Irfannusir.

Ia memastikan setelah meninjau lokasi PPI Labuhanhaji, Komisi II DPRA segera menyusun skema sumber APBA perubahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman S.Pi, M.Si menyatakan langkah yang akan dilakukan untuk pengembangan pembangunan PPI Labuhanhaji dengan melakukan rehabilitasi fasilitas atau sarana prasarana. Terutama rehabilitasi fasilitas yang ada kerusakan.

Diantaranya, bagian dermaga, untuk memudahkan nelayan bongkar muat, solar sel 40 titik, akses jalan, pabrik es, dan pembangunan docking serta kebutuhan fasilitas lainnya.upaya ini kedepan menjadi prioritas dilakukan pembangunan, agar pelabuhan ikan Labuhanhaji ini berjalan optimal.

“Mengenai dermaga adanya bagian kerusakan ini, nanti apakah akan kita lakukan pembongkaran atau di cor saja. Maka perlu kajian dengan menurunkan tim ahli perencanaan,” sebut Aliman.

Selanjutnya, keberadan kolam labuh sebagian sudah dilakukan  pengerukan, hanya beberapa segtmen yang belum pengerukan, tentu juga akan dilakukan pengerukan, agar kapal atau boat nelayan lancar dan aman ketika keluar masuk hendak melabuh, sehingga melakukan bongkar muat tidak terganggu.

Kadis Aliman menyebut pengembangan kawasan areal PPI Labuhanhaji, kita tetap prioritaskan pembangunannya, baik itu melalui dana APBA, maupun APBN, tetap berkoordinasi kolaborasi dengan pemerintah pusat,hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan  RI,

“Pokoknya asal ada mementum penganggaran, tetap kita usulkan, kalau bisa ketikan pembahasan APBA Perubahan 2021, mengenai perkiraan anggaran tentu harus sesuai dengan hasil kajian tim ahli perencanaan.terpenting pengembangan pembangunan ini dapat optimal nantinya,” ujarnya.

Selanjutnya, terkait izin Amdal di Kawasan PPI Labuhanhaji, Aliman mengaku bersyukur sudah tidak ada kendala lagi.

“Alhamdulillah izin Amdalnya sudah selesai, intinya tidak ada kendala atau tidak persoalan, ini sudah dikerjakan sejak tahun 2019, kemudian Kajian lingkungan 2020 seluruhnya sudah jelas clear,” ucap Aliman.(Naidy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA POPULER

To Top