Headline

Anas : Perbaikan Infrastruktur Kurangi Disparitas Daerah

BANYUWANGI-Pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien dalam mendanai prioritas program menjadi target Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Oleh karena itu, perlu melakukan sinergi antar perangkat daerah yang berorientasi pada hasil.

Sinergi ini diperkuat dengan SOP (standard operation prosedur) yang simple, terintegrasi dan berbasis IT agar sinergitas tersebut berjalan dengan baik. “Prinsip performance based budgeting atau anggaran berbasis kinerja harus menjadi landasan. Usulan program dan kegiatan harus disertai output dan outcome yang jelas dan terukur untuk mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam siaran persnya di Banyuwangi, Kamis (9/3/2017).

Lebih jauh Anas menekankan kebijakan yang harus menjadi landasan pada beberapa bidang pembangunan di 2018. Seperti di bidang pendidikan jangam sampai ada bangunan gedung sekolah yang rusak, tidak layak atau minim fasilitas dan tidak ada lagi anak putus sekolah. “Jangan ada kesenjangan kualitas pendidikan di kota dan di pelosok desa,” ujarnya.

Selanjutnya Anas juga menekankan beberapa kebijakan penting di bidang kesehatan salah satunya masalah pengentasan gizi buruk. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur diprioritaskan pada perbaikan jalan, jembatan dan sarana irigasi. Sambil memastikan infrastruktur yang ada tersebut berfungsi dengan baik. “Jika infrastruktur baik akan berimplikasi sangat positif stabilitas dan pengurangan disparitas wilayah,” cetusnya.

Disisi lain, kata Anas, Banyuwangi menargetkan pertumbuhan ekonomi (PE) sebesar 6,57 persen pada 2018. Salah satunya menjaga konsumsi masyarakat dan mendorong efektivitas belanja daerah. Tren positif ini membuat daerah optimis dengan kondisi ekonomi yang terus kondusif di tahun depan dengan proyeksi pertumbuhan pada kisaran 6,57 persen. “Proyeksi pertumbuhan ekonomi ini sesungguhnya sangat berat ditengah situasi perekonomian global dan nasional yang saat ini masih belum kondusif. Tapi dengan dukungan semua pihak kita optimis dapat mencapainya,” paparnya

Untuk merealisasikan pertumbuhan ekonomi tersebut, Anas pun menyampaikan beberapa komponen pendukung yang harus dijaga kestabilannya. Pertama konsumsi rumah tangga yang kuat dan terus tumbuh. Serta menjaga keberlangsungan investasi di daerah.

Anas juga mendorong belanja pemerintah daerah yang efektif dan efisien. Kontribusi APBD 2018 akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan lebih tinggi. “Kita juga harus menjaga perdagangan keluar dan ke dalam daerah untuk memperkuat ekonomi lokal. Caranya dengan melakukan promosi dan pemanfaatan produk lokal dan menekan konsumsi produk impor,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top