Nasional

Anang Hermansyah Usulkan RUU Tata Kelola Musik Nasional

JAKARTA – Peringatan hari musik nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Maret dimanfaatkan anggota Komisi X DPR RI FPAN Anang Hermansyah dengan menggulirkan RUU Tata Kelola Industri Musik (TKIM). Sebab, momentum peringatan hari musik nasional ini harus diperingati dengan langkah konkret dan simultan.

“Salah satunya, secara resmi saya menggulirkan usulan RUU Tata Kelola Industri Musik. Naskah akademik (NA) RUU tersebut telah rampung digodog tim. Insya Allah tahun ini masuk dalam perubahan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2017 atau setidaknya masuk dalam Prolegnas tahun 2018,” tegas Anang Hermansyah dalam keterangannya pada wartawan di Jakarta, pada Kamis (09/03/2017).

Menurut Anang, dalam UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta persoalan tata kelola musik hanya diatur melalui keberadaan Lembaga Manejemen Kolektif (LMK). Sedangkan masalah lain, belum diatur dalam UU Hak Cipta tersebut. “Makanya cukup urgen keberadaan UU TKIM ini dan UU ini akan mengatur hak ekonomi semua stakeholder, hak moral, sertifikasi, royalti dan penegasan terhadap musik tradisional,” ujarnya.

Selain itu politisi asal Jember Jatim ini memastikan bahwa dengan UU TKIM ini akan lebih menjamin dan menghargai profesi musisi. Misalnya jaminan terhadap hak-hak pelaku industri musik akan menempatkan industri musik pada posisi terhormat. “Lebih dari itu, dengan RUU TKIM ini juga akan membuat kebijakan untuk kemajuan musik Indonesia lebih sistematik dan berkesibambungan dengan mengatur pendidikan musik,” tambah Anang.

Untuk itu Anang dalam waktu dekat ini akan mengumpulkan stakeholder musik Indonesia mulai dari musisi, industri dan pihak terkait untuk meluncurkan secara resmi usulan RUU TKIM. “Dalam rangka peringatan hari musik, kami akan membuat pertemuan dengan seluruh stakeholder untuk mewujudkan komitmen kita dalam perlindungan terhadap musik Indonesia,” jelasnya.

Anang yakin kalau RUU TKIM ini disahkan maka akan menjadi kebangkitan di dunia musik Indonesia. Sehingga praktik pembajakan akan dapat ditekan semaksimal mungkin. “Harapan saya, pembajakan akan menghilang dengan komitmen penegakan hukum yang serius serta para stakeholder di insutri musik akan semakin terlindungi karya dan hak-haknya,” pungkas Anang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top