Uncategorized

Alpha Desak Jokowi Segera Pertemukan 57 Pegawai Dengan Pimpinan KPK

Alpha Desak Jokowi Segera Pertemukan 57 Pegawai Dengan Pimpinan KPK
Ketua Alpha Azmi Syahputra/foto : Istimewa

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Ketua Asosiasi ilmuan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha), Azmi Syahputra menilai langkah pemberhentian 57 pegawai KPK bisa dikatakan hilangnya SDM sebagai aset bangsa Indonesia dalam penegakan hukum. Karena mereka ini dianggap sebagai pegawai dengan kinerja berdedikasi tinggi dan memiliki kompetensi dalam pemberantasan korupsi. “Harus diakui mereka jugalah motor utama yang telah menunjukkan ketangguhan dalam menyelamatkan uang negara sekitar ratusan Triliun,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Menurut Dosen FH Universitas Trisakti, para pegawai tersebut memiliki kejujuran nurani dan karakter kuat, naluri kejuangan dan rasa kebangsaan yang tinggi melawan korupsi. “Tragedi pemecatan pegawai KPK ini adalah puncak peta skenario pelemahan KPK, setelah diketahui pada 2019 esensi Undang-Undang KPK digerogoti.”

Dikatakan Azmi, kini personil yang sudah teruji di KPK pun digerogoti. Sehingga ini merupakan momen yang layak untuk dicatat dalam sejarah perang melawan musuh bangsa yang bernama korupsi. “Hal ini sekaligus menunjukkan betapa buruk dan jahatnya korupsi, apalagi orang- orang yang punya kewenangan membiarkan hal ini terjadi.”

Karenanya itu, perlu dipertanyakan kenapa arahan Presiden Jokowi pada Mei 2021 lalu tidak menjadi perhatian bagi pimpinan KPK. Padahal seharusnya arahan Presiden dimaknai sebagai perintah Presiden, dimana kepala negara menilai bahwa hasil TWK tidak serta merta dapat dijadikan dasar untuk memberhentikan pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes.

Lebih jauh Azmi mendorong hal ini harus dikejar secara tuntas dan meminta pertanggungjawaban bagi komisioner KPK. “Kita mendorong Presiden Jokowi bergerak cepat untuk dapat mempertemukan antara pimpinan KPK dan 57 pegawai KPK yang diberhentikan. “Karena sampai saat ini rasanya Presiden belum melakukan pertemuan antar pihak yang berkonflik. Sehingga bisa ditemukan penyelesaian kasus ini demi KPK yang memiliki SDM terbaik dan berkomitmen tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi. Mereka ini aset negara bukan ancaman,” pungkasnya. ***

Penulis : Arpas

Editor  : Budiono

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top