Nasional

Akhirnya Setya Novanto Menang Praperadilan

JAKARTA, Akhirnya Hakim Cepi Iskandar menerima sebagian gugatan praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto. Karena penetapan tersangka Ketum Golkar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak sah alias cacat hukum.

Sebelumnya Novanto menggugat penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP oleh KPK, yang merugikan negara sekitar Rp 2,3 triliun itu.
Putusan dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Jumat (29/9/2017) pukul 17.30 WIB. “Menyatakan penetapan pemohon Setya Novanto sebagai tersangka dinyatakan tidak sah,” tegas Cepi.

Dengan demikian kata Cepi, KPK harus menghentikan penyidikan kasus Novanto. Sidang putusan tersebut dihadiri para pengacara Setya Novanto dan biro hukum KPK.

Hakim memberikan putusan tersebut setelah menimbang sejumlah hal, antara lain dalil gugatan pihak pemohon Setya Novanto, jawaban atas gugatan dari termohon KPK, dan bukti serta saksi-saksi yang diajukan oleh kedua belah pihak.

Sementara itu Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh KPK pada 17 Juli 2017 lalu. Tidak puas dengan keputusan KPK tersebut, dia lalu mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan, pada 4 September 2017.

Setelah ditetapkan tersangka, kondisi kesehatan Novanto terus menurun sampai akhirnya terserang vertigo dan gula darahnya naik, sehingga harus dilarikan ke RS Soloam dan lalu ke RS Priemer. Gugatan terdaftar dalam nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jaksel.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top