Industri & Perdagangan

Ada Sinyal Garam Impor Mau Masuk Jawa Timur

SURABAYA-Kondisi cuaca masih menjadi penyebab produksi garam rakyat terganggu. Akibatnya stok garam rakyat makin menipis. Buntutnya mau tak mau impor garam bisa dilakukan. Ada sinyalemen garam impor diprediksi masuk Jawa Timur sekitar Juli-Agustus 2016 sekitar 270 ribu ton. “Impor garam memang tidak bisa dihindarkan, tapi jangan dijadikan bemper situasi ini,” kata Ketua Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Jawa Timur M Hassan dalam siaran persnya, Selasa (26/7/2016).

Hassan mendesak pemerintah serius menangani persoalan garam rakyat terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Pemda Jawa Timur juga diminta berkoordinasi dengan kementerian terkait. “Kami berharap Gubernur memberikan perlindungan kepada petani garam agar tidak mengalami kerugian di kondisi anomali cuaca ini,” ungkapnya.

Pihaknya tidak melarang impor, kata Hassan, namun lembaganya siap bertindak tegas apabila garam impor tiba-tiba “nyelonong” membanjiri pasar. Apalagi stok garam rakyat tak terserap pasar. “Tolong dong serap dulu garam rakyat. Kalau habis, silakan impor, kami tidak menghalanginya,” paparnya

Menurut Hassan, kondisi anomali cuaca ini membuat stok garam rakyat makin menipis. Karena tidak ada produksi. Dengan kondisi tersebut, seharusnya harga garam rakyat juga meningkat. “Jangan sampai kelangkaan produk ini malah harga pembelian garam rakyat di bawah HPP. Harusnya hukum ekonomi berlaku, ketika suplai menurun dan demand tinggi, maka harganya harus meningkat ,” tuturnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top