Headline

Jaringan Pipa PGN Masuk PIER, UKM Ikut Nikmati

SURABAYA-PT PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menegaskan telah menyelesaikan proyek pembangunan pipa gas untuk wilayah Pasuruan, Jombang dan Mojokerto. Dengan begitu, jaringan pipa gas bisa dimanfaatkan oleh industri di daerah tersebut. “Di Pasuruan, kawasan industri seperti Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) sudah ada jaringan dan bisa dimanfaatkan. Selain di Pasuruan, Sidoarjo dan Mojokerto, kami juga sedang proses di Semarang,” kata Direktur PGN Seno Widagdo, Selasa (13/9/2016).

Untuk jaringan di Pasuruan, Jombang dan Mojokerto, antara lain di wilayah Kejayan-Purwosari, Pasuruan bagian barat, sepanjang 15 km. Kemudian di Mojokerto dan Jombang, pipa gasnya mencapai 27 km dan siap pakai.

Di Surabaya, kata Seno, jargas untuk UKM telah dimanfaatkan di kampung Lontong, di kawasan Banyuurip dan kampung kue di kawasan Rungkut. “Menggunakan jargas mampu menekan biaya bahan bakar yang kami pakai,” ujar salah satu pedagang Sudarmi.

Kalau dengan tabung gas elpiji, lanjut Sudarmi, sebulan bisa empat tabung dengan harga Rp 18.000 per tabung dikalikan empat, dengan jargas, saya per bulan hanya sekitar Rp 23.000.

Sementara untuk di Wijaya Kusuma, Semarang, masih mencapai 5,6 km dengan ukuran pipa 4-6 inchi sudah selesai dibangun. “Sisanya sedang dalam tahap konstruksi,” ungkapnya.

Proyek ini terus menambah infrastruktur gas bumi yang dibangun dan dioperasikan PGN, sampai kuartal I-2016 PGN sudah menambah panjang pipa gas bumi di berbagai daerah lebih dari 109 km. “Total infrastruktur pipa gas PGN saat ini mencapai lebih dari 7.100 km, ini setara 76 persen infrastruktur pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. Ini bukti bahwa PGN terus berkomitmen memperluas jaringan gas bumi di tanah air,” ungkapnya.

Sementara itu, Area Head PGN Semarang, Edy Sukamto menambahkan, dengan selesainya proyek di kawasan Wijaya Kusuma akan menambah pengguna gas bumi di Semarang terutama dari kalangan industri. “Sekarang sudah ada 5 calon pelanggan industri baru di Semarang yang siap menikmati aliran gas bumi PGN,” kata Edy.

Edy mengungkapkan, infrastruktur pipa gas bumi PGN lainnya di Semarang adalah fasilitas cluster Compressed Natural Gas (CNG) Tambak Aji. Infrastruktur ini merupakan hasil inovasi PGN yang tidak harus mengandalkan mulut sumur gas bumi untuk dapat memasok gas bumi ke pelanggan. “Fasilitas Cluster CNG Tambak Aji sepanjang 9 km sudah beroperasi sejak 2015 dengan dilengkapi dengan Pressure Reducing Station berkapasitas 1.000 meter kubik gas bumi per jam,” ujarnya.

Saat ini PGN Area Semarang sudah melayani 8 pelanggan industri di Kawasan Tambak Aji dan melayani 150 pelanggan Rumah Tangga dengan konsumsi gas sekitar 150 ribu meter kubik per bulan.

Secara nasional, PGN telah menyalurkan gas bumi ke lebih dari 116.400 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.879 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.576 industri berskala besar dan pembangkit listrik.

Dukung UMKM lewat Jargas di Pemukiman. Selain membidik industri dan kawasan industri, PGN juga sudah memberikan jaringan gas di pemukiman untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar usaha kecil menengah (UKM). ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top