Nasional

Zulkifli : Mari Berjuang Bersama Tak Usah Marah-Marah

IMG-20180411-WA0043

JAKARTA-Partai Amanat Nasional diyakini mendapat animo yang besar dari masyarakat. Karena itu PAN mengajak masyarakat meski bukan kader untuk mendaftar caleg PAN yang dilakukan secara terbuka. “Tingginya animo masyarakat terhadap PAN cukup tinggi untuk ingin bergabung menjadi caleg. Baik dari Jatim, Jateng, Sulawesi, Sumatera dan daerah lain. Sehingga PAN terbuka untuk pendaftaran caleg,” kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat Dies Natalis ke-66 dan Wisuda ke-56 Universitas Krisna Dwipayana (Unkris), Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/4/2018).

Karena itu kata Zulkifli, PAN memberi kesempatan bagi warga negara yang merasa mempunyai kredibilitas dan kemampuan untuk mendaftarkan diri sebagai caleg, baik untuk DPRD kota, kabupaten, provinsi maupun anggota DPR RI. “Meski warga negara biasa kalau memenuhi syarat, kapasitas meski bukan kader akan kita prioritaskan,” ungkapnya.

Pendaftaran tersebut bisa dilakukan melalui website www.calegpan2019.co.id, selama 3 minggu ke depan. “PAN nanti akan memberi pelatihan agar bisa mewujudkan cita-citanya sebagai caleg DPR,” tambahnya.

Dia berharap masyarakat yang berminat gabung dengan PAN merupakan warga yang benar-benar ingin berjuang untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik. “Jadi, tidak hanya sekadar marah-marah tidak jelas, tapi untuk berjuang bersama-sama untuk Indonesia lebih baik,” imbuhnya.

Lebih jauh Zulkifli menambahkan salah satu tujuan Indonesia merdeka adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu negara harus menyelenggarakan pendidikan dan membiayainya.

Sehingga apa yang dilakukan oleh Unkris ini sudah membantu tugas negara. “Banyak lembaga pendidikan swasta telah mengambil tugas negara dalam dunia pendidikan,” tegasnya

Menurut Zulkifli sebagai alumni Unkris, menyebut pendidikan itu sangat penting. Untuk itu semua rakyat berhak menikmati. “Makanya, kalau ada mahasiswa yang tidak mampu, itu harus dibantu. Sehingga kalau Unkris mengeluarkan mahasiswa karena tak mampu membayar maka ini berarti melanggar konstitusi,” ujarnya.

Sementara itu memasuki tahun politik kata Zulkifli, yang kian memanas akhir-akhir ini khususnya menghadapi Pilkada, Pileg, dan Pilpres, itu biasa. “Tapi, jangan karena Pemilu kita bermusuhan. Dalam demokrasi itu biasa,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top