Infrastruktur

Tinggal 40% Lahan di Surabaya Belum Bersertifikat

images (43)

JAKARTA-Pemerintah Kota Surabaya dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencanangkan program sertifikasi lahan masyarakat di wilayah Surabaya. “Program sertifikasi ini ditargetkan selesai akhir 2017,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil dalam siaran persnya, Senin (8/8/2016).

Baik Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil maupun Walikota Surabaya Tri Rismaharini sepakat mempercepat pembuatan sertifikasi seluruh bidang tanah di wilayah kota Surabaya, Jawa Timur.
Dengan kerjasama ini diharapkan sertifikasi seluruh bidang tanah di Surabaya dapat selesai dalam waktu satu tahun ke depan.

Berdasarkan data baru 60% bidang tanah di kota Surabaya yang tersertifikasi yakni mencapai 382,53 bidang tanah. Sementara itu masih terdapat 224,07 bidang tanah atau 40% yang belum terdaftar. “Kami canangkan program sertifikasi untuk 40% sisanya dalam waktu satu tahun ke depan,” ujarnya.

Langkah percepatan ini merupakan upaya negara agar semua rakyat Surabaya mendapatkan kepastian hukum. Program sertifikasi tanah juga akan mengurangi sengketa dan konflik tanah serta terwujudnya desa / kelurahan lengkap yaitu desa / kelurahan yang seluruh bidang tanahnya sudah terdaftar dan bersertifikat. “Program ini akan sangat bermanfaat bagi seluruh warga Surabaya sekaligus memudahkan pembangunan infrastruktur,” kata dia.

Surabaya akan menjadi kota pertama di Indonesia yang seluruh bidang tanahnya tersertifikasi. Setelah Surabaya, Kementerian ATR/BPN akan mendorong program kerjasama serupa dilakukan di kota-kota lain di Indonesia antara lain di DKI Jakarta dan Batam.

Sofyan menambahkan perbaikan data tanah yang teregistrasi di Surabaya dan Jakarta, secara tidak langsung akan memperbaiki peringkat Indonesia Tingkat Kemudahan dalam Berusaha (Ease of Doing Business) yang dikeluarkan Bank Dunia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top