Industri & Perdagangan

Thamrin City Jadi Pusat Perdagangan Tekstil Asia Tenggara

JAKARTA,SUARAINVESTOR.COM-Kehadiran zona pusat tekstil TM Thamrin City yang telah dirintis 2013 dengan menghadirkan puluhan pedagang tekstil kini makin berkembang dan pedagang mulai meraih keuntungan. Konsumen pun semakin mengenal Zona Pusat Tekstil yang terletak di TM Thamrin City. Adapun perkembangan Zona Pusat Tekstil di Lantai 2 ini semakin ramai dengan terlihatnya semakin banyaknya toko-toko yang berdagang. Hal ini menunjukkan semakin ramainya pula pengunjung yang berbelanja kebutuhan bahan atau kain-kain.

Pedagang busana muslim TM Thamrin City yang memproduksi baju atau fashion yang biasanya membeli kain dari luar, sekarang sudah banyak yang membeli kainnya ke Pusat Tekstil TM Thamrin City. Selain mudah mendapatkan, tentu faktor kenyaman dalam memilih. Hal ini, juga karena harganya yang tidak berbeda dengan pasar tekstil di tempat lain.

Demikian juga para konsumen yang kebutuhannya hanya sedikit sebagai konsumen diri sendiri tidak direpotkan lagi untuk pergi ketempat lain, sementara kebutuhan lainnya dibeli di TM Thamrin City. Bahkan penghuni apartement yang berada di kawasan TM Thamrin City semakin mendapatkan kemudahan dalam berbelanja dengan adanya Pusat Tekstil ini.

Menurut Jo Nathan pemilik toko Nikitex yang terletak di Lantai 2 Blok A11 No. 2 & 8, usahanya berdagang tekstil di TM Thamrin City semakin dikenal konsumen yang datang dari luar maupun dari para pedagang fashion di TM Thamrin City yang memerlukan bahan dasar kain. “Kita melayani para pembeli yang datang dari luar dan juga melayani kebutuhan kain dari para pedagang busana muslim dan pasar tasik yang berada di Lantai Dasar 1 dan Lantai 5 yang ada di TM Thamrin City,” ujar Nathan.

Menurut Nathan, usahanya selama 3 tahun kini berkembang dengan memiliki 5 toko dengan 9 orang karyawan dan juga melayani penjualan kain melalui perdagangan Online. “Kita menjual kain berkualitas secara eceran dan grosiran dengan harga terjangkau melalui pembelian langsung atau melalui penjualan secara online yang makin berkembang saat ini,” ungkapnya.

Dulu, Nathan berdagang di Pasar Tanah Abang, sekarang pindah ke TM Thamrin City. Sebab aksesnya mudah dan lokasi strategis di pusat bisnis Jakarta Pusat. “Konsumen merasa nyaman dan bisa menikmati belanja dengan santai, bahkan bisa melihat display produk-produk yang berderet rapi dan luas, sehingga memudahkan pembeli untuk memilih produk dengan puas,“terangnya dengan tersenyum bangga.

Sementara pedagang lainnya, Alex, pemilik Toko Andina Textile yang terletak di lantai 1 Blok G10 No. 8-9 dan di lantai 2 Blok A17 No. 1-5 TM Thamrin City. Dia mengaku usahanya dirintis sejak 2015 dengan membuka 2 toko kain itu kini telah semakin berkembang dengan memiliki 13 toko. “Kami punya pelanggan tetap. Ada yang membeli secara grosiran. Konsumen dari berbagai daerah, datang dari luar TM Thamrin City,” katanya.

Menurut Alex pelanggannya yang datang membeli umumnya para pedagang pakaian yang membutuhkan kain dalam jumlah besar untuk kebutuhan usahanya. “Kami menjual kain import dan juga lokal dengan harga murah,” ucapnya lagi.

Alex menambahkan pihaknya menyediakan berbagai jenis kain, seperti Baby Doll Armany, Ceruty, Diamond Georget, Moscreep Arabian, Wolly Creep,Linen Burberry, Satin Velvet, Brukat, Cotton Madina dan lainnya. “Omset penjualan pun terus meningkat. Kami yakin usaha kami akan semakin maju, apalagi akan ada launching produk baru yaitu Supreme Baby Doll,” tandasnya.

Dikatakan Alex, pihaknya optimis usahanya makin maju dan ramai penjualan produk baru tersebut karena sudah banyak yang mengorder walaupun produk baru akan di launchingkan, tentu secara otomatis omzet toko akan meningkat juga.

Berkembangnya usaha berdagang tekstil di TM Thamrin City sejak dua tahun terakhir juga dirasakan oleh Adi K yang mengelola toko tekstil Doris Jaya Textile di lantai 2 Blok H No. 1-2 dan lantai 2 Blok A9 No. 3.

Produk yang dijual dari Doris Jaya Textile berbeda dengan toko lainnya, disini menjual produk khusus dari Kota Bandung, “Trend mode saat ini yang sedang berkembang pemasarannya baik di offline maupun di online adalah baju-baju muslim dan kerudung yang cepat sekali perubahan model-modelnya dan jenis kainnya, sehingga pangsa pasar seperti itulah yang kami ambil, seperti yang sedang digemari saat ini adalah kain Wolly Peach,” Adi menjelaskan.

Semakin majunya usaha ditandai dengan semakin banyaknya pembeli yang datang berbelanja kain di tokonya dan penghasilan omset yang meningkat setiap minggu. “ Usaha makin maju dan bisa mendapatkan omset Rp 200 juta per minggu,” ujar Adi.

Diakuinya pelanggan yang datang berbelanja sekitar 60 persen berasal dari Jakarta dan khususnya para pedagang busana muslim di TM Thamrin City. Kata Adi lagi, para pedagang tekstil yang semula berasal dari pasar Tanah Abang, Pasar Cipulir, Pasar Baru dan beberapa tempat lain, kini sudah menikmati keuntungan berdagang di TM Thamrin City. “Selain dikenal sebagai Pusat Batik Nusantara dan Pusat Busana Muslim, kini TM Thamrin City juga terkenal dengan Pusat Zona Tekstil,”pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top