Nasional

Sengketa Pilkada Di MK Sampai 19 Mei 2017

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membuka pendaftaran gugatan sengketa pilkada serentak tahun 2017. Sampai hari ini sudah ada 12 permohonan sengketa Pilkada di Kab/kota. Sejumlah calon yang tidak puas dengan hasil hitung Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai mengajukan gugatan ke MK.

Ketua MK Arief Hidayat di Gedung MK Jakarta, pada Senin (27/2/2017), mengatakan proses sengketa gugatan pilkada di MK. Dia mengatakan, sidang sengketa pilkada kemungkinan akan berakhir pada 19 Mei.
Berikut tahapan sengketa pilkada di MK, yang dijelaskan Ketua MK Arief Hidayat:

22 Februari- 28 Februari: Pengajuan pendaftaran
13 Maret: MK meregistrasi seluruh permohonan yang telah diterima
16 Maret sampai 22 Maret: Sidang perdana
20 Maret sampai 24 Maret: Pemeriksaan persidangan
27 Maret sampai 29 Maret: MK gelar rapat permusyawaratan hakim
30 Maret sampai 5 April: Sidang pleno pengucapan putusan dismisal

“Dalam putusan ini (putusan dismisal), perkara-perkara yang terbukti tidak memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan akan diputus. Dengan demikian, akan dapat diketahui perkara-perkara yang akan masuk ke tahap pemeriksaan persidangan selanjutnya,” tegas Arief Hidayat.

Sementara itu pada 6 April sampai 2 Mei: Sidang untuk perkara yang sesuai persayaratan.
3 Mei sampai 9 Mei: Rapat Permusyawaratan Hakim
10 Mei sampai 19 Mei: Pembacaan putusan

“Itu artinya, seluruh perkara perselisihan hasil pilkada serentak akan dituntaskan pada 19 Mei 2017 sesuai dengan perkembangan perkara yang masuk. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan bahwa MK menyelesaikan perkara perselisihan hasil pilkada serentak paling lama 45 hari kerja sejak perkara diregistrasi,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top