Nasional

Presiden Jokowi Sebut Ibu Kota Baru Dekat dengan Alam

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ibu kota baru Indonesia dibangun dengan konsep metropolitan, plus dengan kombinasi smart city dan konsep dekat dengan alam.

Konsep itu dipamerkannya saat berpidato di forum Abu Dhabi Suistainability Week (ADSW) 2020, di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Dikutip dari laman Setkab, Selasa (14/1/2020).

Jokowi ingin ibu kota baru tak hanya cuma sebatas kota administratif pusat pemerintahan. Tapi jadi kota di Kalimantan Timur yang benar-benar ramah pada penghuninya. “Untuk mengadopsi gaya hidup rendah karbon yang efisien, berorientasi pada transportasi umum dan kehidupan kota yang ramah pejalan kaki, dan dekat dengan alam,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pemerintah harus memastikan bahwa gaya hidup perkotaan abad ke-21 rendah karbon dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ibu kota baru akan mengatasi penyebab sosial pencemaran yaitu budaya gaya hidup boros, dengan menciptakan kota baru yang menarik, mudah, dan diharapkan untuk orang kaya dan miskin.

Dalam mengembangkan ibu kota baru itu, Jokowi mengaku akan belajar dari perintis perencana kota, termasuk tuan rumah Abu Dhabi Suistainability Week, yaitu Kota Masdar di Abu Dhabi dan lainnya.

“Di ibu kota baru kami, kami mengundang dunia untuk menghadirkan teknologi terbaik dan inovasi terbaik serta kebijaksanaan terbaik,” kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai pemerintah pusat di Jakarta. Dengan keluarga mereka, total populasi sekitar 6 hingga 7 juta orang.

“Dengan 6 hingga 7 juta orang pindah ke ibu kota baru, populasi akan menjadi 3 kali populasi Paris, 10 kali populasi Washington DC, itu akan mulai mendekati 8 hingga 9 juta populasi seperti New York dan London,” pungkasnya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top