Perbankan

Persyaratan Kredit UMKM Harus Dipermudah

IMG-20180626-WA0067

JAKARTA-Kalangan DPR mendorong anggaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ditingkatkan. Alasannya Kemenkop dan UKM merupakan penyangga utama perekonomian Indonesia dan tahan banting dari krisis ekonomi.

Selain itu, Wakil rakyat dari Dapil Jawa Timur III (Kabupaten Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi) ini juga mendukung rencana program prioritas Kemenkop dan UKM ihwal Fasilitas bagi para wirausaha Pemula dan Revitalisasi Pasar Tradisional.

“Kayaknya itu memang harus ditingkatkan (Fasilitas bagi Wirausaha Pemula baik permodalan atau peningkatan SDM), Karena itu sangat bermanfaat sekali bagi pengusaha UMKM, (Revitalisasi) Pasar desa juga sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat di desa,” kata anggota Komisi VI DPR, Nasim Khan saat Raker Komisi VI DPR dengan Kemenkop UKM di Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Kendati demikian, Nasim juga meminta kepada Menteri koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga untuk mempermudah dan menyederhanakan persyaratannya tersebut.

“Persyaratannya dan hal- hal prosedural, kalau bisa, mungkin lebih disimpelkan,” katanya.

Senada dengan Nasim Khan, Anggota Komisi VI lainnya, Djoni Rolindrawan juga menilai sudah semestinya politik anggaran berpihak kepada Kemenkop dan UKM. Sebab Koperasi merupakan landasan perekonomian indonesia.

“Semua kita tahu pasal 33 itu perekonomian disusun secara bersama hal ini ya koperasi. Jadi seharusnya politik anggaran lebih signifikan. Kita bersyukur anggaran tahun 2019 ini naik anggarannya,” katanya.

Oleh karena itu, Dia berpesan kepada Menteri, agar anak buahnya terus meningkatkan kinerjanya dan mengawasi program dengan baik.

“Saya lihat ini program bagus semua. Jadi ini pelaksaannya mendapatkan fasilitas program, ini ujian dari langit. Jangan asal-asalan. Sehingga tidak tercapai apa yang tidak dikehendaki. Semoga kinerjanya ditingkatkan lagi,” terangnya.

Menanggapi pernyataan Anggota Komisi VI DPR RI tersebut, Menteri Agung Puspayoga pun berjanji akan meningkatkan anggaran untuk Wirausaha Usaha Pemula dan Peningkatan pasar Tradisional.

“Untuk wirausaha pemula saya setuju dengan pak Nasim, harus ditingkatkan dan prosedurnya harus dipermudah. Tolong diperhatikan betul itu bu Direktur pak Direktur, Pasar tradisional juga, Itu harus ditingkatkan dana tambahannya dan prosedurnya harus dipermudah,” kata Menteri kepada para anak buahnya.

“Pak nasim kami sudah sampaikan (Ke Direktur terkait), kita sepakat untuk meningkatkan perhatian kita pada pengusaha pemula dan pasar tradisional,” Jawab Menteri Puspayoga.

Sementara untuk pengawasan Program, Menteri Puspayoga berjanji akan memprioritaskannyam

“Sebagus apapun program, tapi kita kalo pengawasannya kurang ya (Hasilnya akan buruk), Tolong diperhatikan itu pak deputi,” tegas menteri.

Sekedar informasi, sebelumnya pada tahun 2018, PAGU Anggaran Kemenkop dan UKM sebesar Rp 927.444.165.000. Sementara pada tahun 2019 Komisi VI DPR telah menyetujui usulan penambahan anggaran menjadi Rp 1.291.285.804.000.

Selanjutnya, Komisi VI DPR ini akan menyerahkan ke Badan Anggaran DPR untuk dosinkronisasikan sebagai bahan penyusunab RUU APBN Tahun Anggaran 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top