Nasional

Percaya Polisi Profesional, Eggi Sudjana Cabut Praperadilan

JAKARTA, Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana akhirnya mencabut permohonan praperadilan yang telah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Rabu (29/5) ini.

Pencabutan permohonan praperadilan itu disampaikan oleh pengacara Eggi, Pitra Romadoni Nasution saat sidang praperadilan perdana dimulai.

“Selaku kuasa hukum dari dokter haji Eggi Sudjana berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 15 Mei 2019 terlampir, dengan ini kami menyatakan mengajukan permohonan pencabutan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Pitra kepada hakim.

Namun, Pitra tidak menyebutkan alasan pencabutan praperadilan tersebut. Dia hanya meminta agar hakim tunggal Ratmoho mau mengabulkan permohonan pencabutan praperadilan tersebut.

“Kami mohon kiranya agar permohonan pencabutan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan register nomor nomor 51/pid/pra/2019/pnjaksel tetanggal 10 mei 2019 dapat dipenuhi oleh majelis hakim yang mulia,” kata Pitra.

Hakim Tunggal Ratmoho kemudian mengabulkan permohonan Eggi untuk mencabut permohonan praperadilan tersebut.

“Kita sudah sama-sama mendengar tentang pencabutan perkara praperadilan, dengan ini saya sebagai hakim tunggal menyatakan bahwa permohonan ini dikabulkan pada hari ini 29 Mei 2019,” ungkapnya.

Sementara itu usai sidang, Pitra menjelaskan alasan pencabutan praperadilan. “Kita kan ingin bikin hubungan harmonis dengan Polri, kita selalu mengedepankan upaya persuasif dalam menyelesaikan permasalahan ini tanpa perlawanan hukum,” jelasnya.

Pitra mengaku percaya bahwa Polri profesional. “Promoter, Profesional modern, terpercaya, kita lebih ke komunikasi persuasif,” ujarnya.

Polisi menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dugaan makar dan telah resmi ditahan sejak Selasa (14/5). Penahanan terhadap Eggi berdasarkan pada Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.HAN/587/V/2019/Ditreskrimum tanggal 14 Mei 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top