Nasional

Pengukuhan Kepengurusan Fornas OBH Belum Mulus

Tim Formatur Audiensi Dengan Kepala BPHN Prof Benny Riyanto

JAKARTA, SUARAPEMRED-Pengukuhan Kepengurusan Forum Nasional Organisasi Bantuan Hukum (Fornas OBH) tampaknya masih harus menunggu keterlibatan institusi hukum lain. Sehingga susunan kepengurusan menjadi lebih lengkap.

Sementara ini, Tim Formatur yang terdiri dari Sugeng selaku Ketua Tim Formatur yang dalam kepengurusan Fornas OBH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum dari LBH Perisai Kebenaran Jateng, Yunus selaku Sekretaris Tim Formatur dari Yayasan Adil Indonesia Jateng dan Para Anggota yaitu Hamidah dari Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak Bina Annisa Jatim, Agus Setiawan dari LBH Persada Majalengka Jabar dan Hangsi Priyanto dari LBH Perisai Kebenaran Jateng mendengar langsung arahan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Prof Benny Riyanto saat audiensi ke BPHN kemarin (22/7/2019).

Pada kesempatan itu Sugeng menyampaikan adanya Fornas OBH diharapkan akan mendorong terbentuknya forum di masing-masing provinsi sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberian bantuan hukum secara gratis terhadap orang miskin atau kelompok orang miskin oleh OBH di seluruh Indonesia.

Gagasan membentuk Fornas OBH tersebut disambut baik Kepala BPHN Prof Benny Riyanto. Benny mengapreasi dan berharap membawa dampak positif terhadap akses keadilan. “Saya punya mimpi OBH jadi percontohan dunia. Di Indonesia OBH di tangani oleh pemerintah langsung. Oleh karena itu harus berbenah ke dalam,” tutur Benny.

Menurut Benny kehadiran OBH di Indonesia saat ini masih tersebar di beberapa intitusi hukum lain. “Harusnya model bantuan hukum terintegrasi, sehingga anggarannya tidak boros. Dan efektifitas bantuan hukum untuk orang miskin bisa tercapai dengan integrasi,” ungkap Benny.

Selain itu Benny Riyanto menegaskan dengan belum integrasinya pelaksana OBH maka akan menghambat pendistribusian keadilan.

Benny juga menyebutkan terkait pembentukan Fornas OBH ia berharap LBH yang ada dilibatkan dalam Fornas. “Di LBH banyak orang vokal, sehingga perlu dilibatkan. Jangan sampai timbulkan permasalahan di kemudian hari” pinta Benny.

Mengenai dilibatkannya OBH lain, Sugeng mengatakan akan melibatkan seluruh keterwakilan OBH yang ada di masing-masing provinsi di Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top