Headline

Penerbangan Garuda Kacau Balau, Petugas Menghilang

20171201_222536

JAKARTA-Maskapai Penerbangan Garuda kali ini benar-benar kacau balau. Kekacauan tersebut ditandai dengan penumpukan penumpang di Terminal 3. Bahkan sejumlah petugas menghilang dari counter, namun ada satu dua petugas yang tetap melayani. “Bapak-bapak, bagi yang mau refund boleh, mau cancel juga boleh. Kita berikan kompensasi, yang mau ambil silahkan menuju counter E,” kata Petugas Customer Service Garuda, Nabiel yang mencoba menenangkan suasana panas di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (1/12/2017).

Begitu mendapat pengumuman tersebut sejumlah penumpang bergerak untuk mendapatkan kompensasi dari PT Garuda Indonesia akibat dari penundaan penerbangan. Kompensasi berupa uang dapat diambil di Counter E, Bandara Soekarno Hatta. “Ya saya sudah ambil kompensasi Rp300.000, penerbangan GA 320 dicancel,” kata Herma, calon penumpang dengan tujuan Jakarta-Surabaya ditemui wartawan di Jakarta, Jumat (1/12/2017).

Ditanya bagaimana caranya, kata Herman, bawa saja tiket dan KTP nya kemudian isi formulir. “Memang antrinya panjang, lelah ke sana kemari tidak ada kepastian berangkat,” ucapnya.

Meski sudah mendapat kompensasi uang Rp300.000, namun Herman masih bingung. Karena hingga besok belum ada jaminan kapan penerbangan Garuda akan berangkat ke Surabaya. “Belum ada pemberitahuan lagi,” ucapnya.

Sementara itu calon penumpang lainnya, Kanti mengatakan sejak keberangkatan dari Hongkong menuju Jakarta sudah terjadi delay pada Kamis malam (30/11/2017). “Garuda dari Hongkong sudah delay, eh sampai di Jakarta delay lagi,” ungkapnya.

Lebih jauh Kanti menceritakan dirinya berangkat dari Hongkong tiba di Jakarta Jumat dan akan melanjutkan penerbangan menuju Banyuwangi. “Saya sudah dua kali dicancel, jadwal keberangkatan pukul 13.30, terakhir diberi jadwal ke Surabaya tapi dicancel lagi,” terangnya.

Karena kelelahan, Kanti menuju counter E untuk mengurus kompensasi yang berupa uang sebesar Rp300.000. “Ya lumayanlah mas, tapi tidak sebanding dengan lelahnya. Apalagi ini oleh-olehnya jadi rusak semua,” pungkasnya.***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top