Headline

Nyoman Tantang PUPR-BUMN Realisasikan Tol Lingkar Bali

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kalangan DPR mendorong BUMN Infrastruktur melakukan kajian mendalam agar pembangunan jalan tol lingkar Bali bisa terwujud.
Hal ini agar demi menimalisir ketimpangan Bali bagian Utara, Selatan, Barat dan Timur. “Dengan adanya jalan tol, saya yakin tingkat kemakmuran masyarakat Bali bisa merata,” kata anggota Komisi VI DPR I Nyoman Parta kepada suarainvestor.com di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Kabupaten Badung dan Denpasar begitu menonjol pertumbuhan ekonominya, sementara Kabupaten Bangli, Buleleng dan Klungkung agak tertinggal. Justru dengan adanya rencana jalan tol lingkar Bali ini diharapkan distribusi barang akan berjalan lancar. “Saya mendorong keseriusan PUPR, BUMN Infrastruktur dan BPJT untuk melakukan feasibility studi. Sehingga bisa cepat diputuskan,” tambahnya.

Dikatakan Nyoman, keberadaan jalan tol lingkar Bali akan mempercepat pemerataan pembangunan. “Infrastruktur jalan tol bisa menjadi urat nadi ekonomi Bali,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan rencana pembangunan lima ruas tol baru di Bali dari total 16 ruas tol yang direncanakan.

“Di Bali mau bangun 16 ruas tol baru, ada (rencana). Namun saat dilihat tata ruangnya, yang disepakati dan disetujui baru ada lima ruas. Di antaranya Denpasar-Gilimanuk, Gilimanuk-Tabanan,” terang Basuki usai di Kementerian PUPR, Kamis (23/1/2020).

Salah satu ruas yang akan dibangun adalah Tol Denpasar-Gilimanuk yang merupakan prakarsa dari investor atau badan usaha jalan tol (BUJT). 

“Itu baru masuk di tata ruang. Ada yang mengusulkan sebagai pemrakarsa itu Denpasar-Gilimanuk. Tapi masih belum diputuskan, karena masih dikaji,” jelas Basuki.

Sementara itu Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, pembangunan Tol Denpasar-Gilimanuk masih dalam tahap proses pengajuan prakarsa dari investor.

“Mereka telah melakukan kajian dan penelitian terkait kebutuhan masyarakat akan jalan tol,” kata Danang.

Namun Danang tidak bersedia menyebutkan nama investor pemrakarsa tersebut karena masih terlalu dini.

Secara teknis, Jalan Tol Denpasar-Gilimanuk akan dibangun di sisi darat dan sebagai penghubung dengan Pulau Jawa akan diintegrasikan dengan angkutan penyeberangan.

“Fokus kami adalah pelayanan publik, sejauh publik membutuhkan jalan tol, kami sediakan. Kalau publik tidak membutuhkan maka investasi BUJT tidak akan kembali,” tuntas Danang. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top