Headline

Natal dan Tahun Baru 2018, Tol Sumo Beroperasi Penuh

downloadfile

JAKARTA-Jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) akan digratiskan selama seminggu setelah diresmikan operasionalnya oleh Presiden RI Joko Widodo pada Selasa, 19 Desember 2017.

Peresmian jadwal tol Sumo tersebut sejatinya dilakukan awal Desember, namun tertunda hingga informasi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang memastikan peresmian tol. “Setelah diresmikan Presiden maka akan digratiskan biaya masuk jalan tolnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi, ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (18/12/2017).

Pada undangan yang tersebar, peresmian yang berlokasi di pintu gerbang tol Warugunung tersebut, Jokowi akan meresmikan tol Sumo seksi IB, II dan III sepanjang 15,4 kilometer.

Peresmian tol, kata dia, sangat ditunggu operasionalnya oleh masyarakat karena merupakan pamungkas dari seluruh rangkaian panjang tol Sumo 36,27 kilometer. “Terlebih saat ini mulai masuk liburan akhir tahun, termasuk peringatan Natal dan Tahun Baru 2018 sehingga bisa dimanfaatkan oleh pengendara untuk mengurai kemacetan,” ucapnya

Ia menjelaskan, seksi II membentang antara Desa Kedunglosari-Tembelang-Jombang hingga Desa Pageruyung-Gedeg-Kabupaten Mojokerto.

Berikutnya seksi III dari Sepanjang lima kilometer, antara Desa Kemantren-Kecamatan Gedeg hingga Desa Canggu-Kecamatan Jetis di seksi 1b meneruskan dari Waru sampai Legundi. “Untuk seksi Ia, sudah dioperasikan sebelumnya dan secara keseluruhan dari Waru sampai Legundi, Krian telah tuntas,” imbuhnya.

Pengoperasian ketiga seksi ini menyusul dua seksi Jalan Tol Surabaya-Mojokerto yang telah dioperasikan terlebih dahulu, yaitu Seksi IA sepanjang 2,3 Km (Waru-Sepanjang, diresmikan Agustus 2011), serta Seksi IV sepanjang 18,47 Km (Krian-Mojokerto, diresmikan Maret 2016).

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang diterima detikFinance seperti dikutip Senin (18/12/2017), Tol yang disingkat dengan sebutan Sumo (Surabaya-Mojokerto) ini telah dimulai pembangunannya pada awal 2007. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) untuk seksi IA dikeluarkan sejak 18 April 2007, setelah dilakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dengan badan usaha pada April 2006.

Kemudian, seksi IV dari Krian ke Mojokerto sepanjang 18,47 km mulai dibangun pada Juni 2012 dan diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Jokowi pada Maret 2016 lalu. Sementara seksi IB mulai dikerjakan pada Mei 2014 dan seksi II dan III dikerjakan sejak November 2015.

Kini tiga seksi terakhir itu akan bisa dijajal setelah diresmikan pengoperasiannya besok. Pengoperasian Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IB, Seksi II, dan Seksi III ini menyusul surat keputusan laik jalan yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Nomor AJ.409/1/9/DRJD/2017 tanggal 1 November 2017, dan Berita Acara Evaluasi Laik Fungsi Nomor BA.202.2/BPJT/JL.03.04/2017 tanggal 27 Oktober 2017.

Jalan tol yang membentang dari Kota Surabaya hingga Kota Mojokerto ini dikelola oleh PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (PT JSM) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Nilai investasi jalan tol yang melewati 4 wilayah kota/kabupaten ini mencapai Rp 4,9 triliun dengan kepemilikan mayoritas saham sebesar 55% oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, 25% oleh PT Moeladi, dan 20% oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Beroperasinya seluruh seksi Jalan Tol Surabaya-Mojokerto menjadi pelengkap proyek Jalan Tol Trans Jawa yang akan membentang dari Merak hingga Banyuwangi. Jalan Tol Surabaya-Mojokerto diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di Pulau Jawa. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top