Uncategorized

Muzzammil : Jangan Impor Jagung Jelang Panen

721321_12265130012016_jagung

JAKARTA-Komisi IV DPR akan mempelajari solusi jangka panjang tentang naiknya harga jagung untuk peternak. Solusi yang diambil harus dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan, termasuk jagung. “Kita akan mempelajari solusi terbaik untuk mencukupi kepentingan semua pihak. Baik untuk peternak, petani jagung dan dalam jangka panjang untuk penguatan kedaulatan pangan yang merupakan amanah UU,” kata anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Almuzzammil Yusuf di Jakarta, 28/1/2016.

Permintaan Federasi agar Pemerintah segera mengijinkan jagung impor yang disegel, menurut Muzzammil sebaiknya dikaji secara mendalam oleh Pemerintah. Karena panen jagung akan datang pada bulan Februari 2016 sekitar 3 juta ton dari petani dalam negeri. “Jika impor dibuka maka harga jagung akan merosot. Tentu petani akan dirugikan dan target jangka panjang kedaulatan pangan tidak akan tercapai,” ujar politisi PKS asal Lampung ini.

Menurut Muzzammil, ketergantungan impor pangan, termasuk jagung harus diputus secara bertahap karena itu bisa jadi hanya solusi jangka pendek. “Kami khawatir impor ini menjadi candu solusi jangka pendek,” tegasnya.

Muzzammil menambahkan solusi jangka panjang adalah membangun gairah petani jagung untuk meningkatkan produksi jagung dan memastikan para peternak membeli jagung dari petani dalam negeri dengan harga yang layak.

Muzzammil mendukung kebijakan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang menahan jagung impor untuk melindungi petani jagung dalam negeri. “PKS mendukung kebijakan itu selama dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan jangka panjang. Jangan sampai keuntungan terbesar dari impor jagung hanya dinikmati oleh segelintir importir dan merugikan jutaan petani dalam negeri,” pungkasnya. **aec

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top