Headline

Mau Masuk Bursa, Starup Lokal Terbentur Soal Administrasi

radarmas.blogspot.com

JAKARTA-Ribuan starup lokal mulai tumbuh di Indonesia, bahkan sekarang starup tersebut didorong untuk masuk bursa. Namun sayangnya untuk masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) para starup tersebut terkendala karena masalah administrasi. “Buat kita di bursa yang penting administrasinya clean. Semua ikutin aturan. Lanjutkan kontraknya kan bagus. Yang menentukan beli itu kan investor, bukan bursa yang menentukan layak atau enggaknya,” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio Jakarta Selatan, Rabu, (10/8/2016) di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Menurut Tito, bukan hal yang sulit untuk melakukan initial public offering (IPO). Karena hingga saat ini masalah administrasi itu menjadi persoalan utama starup lokal. Padahal bursa sudah siap menampung. “Startup itu yang masih handycap adalah legal administrasi problem di internal mereka dan bagaimana membuat mengkapitalisasi program-program yang mereka buat. Itu problem di mereka sendiri karena kalau mereka rapi, di bursanya sendiri sudah siap kok,” tambahnya.

Startup dan UMKM, kata Tito, sebaiknya dapat memproyeksikan satu hingga dua tahun ke depan soal bisnis tersebut, bagaimana untung atau tidak. Perusahaan tersebut nilai asetnya diberi syarat hanya senilai Rp 5 miliar dan sudah bisa melantai di BEI. “Legal administrasi mereka sudah clean nggak. Kalau bursa sudah siap, Rp 5 miliar aset sudah bisa go public, tapi tahun depannya harus untung,” jelasnya

Lebih jauh Tito mengaku ingin berdiskusi langsung dengan para starup. Apalagi bisnis starup ini banyak yang jangka panjang. “Saya kepingin banget ketemu sama mereka karena ada beberapa perusahaan IT itu memproyeksikan untungnya sampai 5-10 tahun ke depan. Kadang-kadang bursa meminta proyeksikan satu sampai dua tahun ke depan dong. Nah itu yang kadang-kadang enggak ketemu,” pungkasnya. ***aec

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top