Infrastruktur

Lahan Milik SDN 4-5 Sukasari “Diserobot”?

Sejumlah alat berat milik PT Bumi Suksesindo di Pos 13 bukit Tumpang Pitu, di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, dibakar dan dirusak oleh massa dalam aksi demo pada Rabu (25/11) malam. Hingga Kamis malam, seluruh alat berat dan isi kantor yang tersisa dibiarkan terlantar. 

Kompas/Siwi Yunita Cahyaningrum (NIT)
25-11-2015

TANGERANG-Proyek pembangunan gedung milik Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang sedang berjalan saat ini dipertanyakan masyarakat.

Alasannya gedung baru 5 lantai tersebut diduga berdiri diatas lahan yang awalnya diperuntukan bagi pembangunan Sekolah Dasar. “Penelusuran kami, lahan yang kini ditempati oleh UMT awalnya adalah untuk SDN Sukasari 4 dan 5, hal ini tertuang dalam surat Walikota Tangerang pada 2007 yang ditanda tangani oleh Wahidin Halim,” kata aktivis Forum Masyarakat Tangerang (Formata), Akhwil Ramli dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Selain Formata, beberapa aktifis LSM Tangerang lainnya seperti Lingkar Aksi dan Studi Kebijakan Publik (LASKPI) juga ikut menyoroti masalah lahan tersebut.

Lebih jauh Akhwil yang juga Ketua LSM Lembaga Pembela Hak Indonesia (LPHI) menjelaskan, berdasarkan surat dari Walikota Tangerang No:421.2/2956-dalbang, pada tanggal 12 Juli 2007, menjawab surat dari PT Panca Kraya Griyatama, pada tangga 10 mei 2007 perihal peruntukkan relokasi SDN Sukasari 4 dan 5.

Maka berdasarkan rapat koordinasi dengan dinas terkait ketika itu, Walikota meminta lokasi untuk SDN Sukasari 4 dan 5, di lahan kosong di dekat SMA Negeri 7 Kota Tangerang, yang saat ini sudah berdiri gedung lima lantai milik UMT. “Jika melihat isi suratnya Walikota ketika itu, jelas bahwa lahan yang diminta adalah lahan yang kini sudah berdiri UMT, dan hal ini harus ditelusuri oleh Pemkot, karena bukan tidak mungkin lahan tersebut adalah milik Pemkot Tangerang,” tambahnya.

Sementara itu Ketua LASKPI Hendri Zein menyatakan, berdasarkan penelusuran pihaknya bahwa PT Panca Karya Griyatama menyetujui lahan yang diminta oleh Walikota Tangerang tersebut dan sudah melakukan pembelian. “Informasi yang kami dapat, lahan tersebut sudah dibeli oleh PT Panca Karya Griyatama, namun entah kenapa kemudian pemindahan tersebut batal ketika itu, hingga akhir ketika berganti kepemimpinan Walikota Tangerang dijabat oleh Arief R Wismansyah lokasi SDN Sukasari 4 dan 5 dipindah ke lahan milik Kemenkumham yang saat ini sudah berdiri lahan dan itu pun masih bermasalah,” jelasnya.

Untuk itu tambah Hendrizein, pihaknya akan meminta Pemkot Tangerang untuk menelusuri keberadaan lahan yang sudah dibeli oleh PT Panca Karya Griyatama tersebut. “Kalau memang sudah dibeli, maka lahan yang kini ditempati oleh UMT adalah yang peruntukannya untuk SDN 4 dan 5,” katanya.

Karena tambah Hendri, penyediaan lahan tersebut memang menjadi kewajiban PT Panca Karya Griyatama selaku pengembang Tangcity untuk menyediakan lahan SDN Sukasari 4 dan 5 yang akan dijadikan lahan hijau, terkait dengan pembangunan Tangcity sebagai kawasan komersil. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top