Nasional

Ketua Komite I DPD RI Benny Ramdhani Dukung Perkuat sekaligus Kritisi Kelemahan KPK

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua Komite I DPD RI Benny Ramdhani menegaskan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperkuat sekaligus terus dikritisi kelemahannya. Sehingga memperkuat dan mengkritisi itu sama-sama wajib dan biasa saja.

Karena itu menolak revisi UU No.30 tahun 2002 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh Komisioner, Penyidik dan Staf KPK pada Jumat (6/9) lalu itu, jangan sampai menjadi modus operandi dan alat manipulatif untuk menutupi kelemahan KPK sendiri.

“Pemberantasan korupsi yang sering dinilai bahkan oleh publik (dalam.beberapa kasus) tampak tebang pilih dan bersifat sampling. Itu bisa dinilai bentuk pelemahan KPK yang dilakukan oleh internal KPK ( impinan dan Penyidik). Buktinya Kasus besar seperti BLBI, Century, Hambalang,  e-KTP, proyek yang melibatkan Komisi V DPR RI dan beberapa kasus dugaan kejahatan korupsi besar lainnya, KPK  seolah takut menyeret semua orang besar yang terlibat,” demikian Sanator dari daerah Sulawesi Utara itu, Selasa (10/9/2019) malam.

Akhirnya, melihat pemberantasan korupsi yang terasa  tebang pilih atau sampling, serta munculnya gelombang teriakan lawan pelemahan KPK khususnya oleh internal KPK sendiri, tidak sekedar cara yang tampak dan terkesan  manipulatif, tapi juga ibarat ‘maling teriak maling’.

“Konsekuensinya slogan KPK ‘Berani jujur itu hebat’ternyata di-distorsi oleh KPK sendiri. Sepertinya KPK lupa, bahwa perilaku tidak jujur itu seolah hanya milik para penipu dan para pecundang,” jelas Benny.

Sekali lagi kata Benny, jika KPK tidak ingin dituduh banci, standar ganda dan manipulatif, lalu kenapa setengah hati dalam pemberantasan korupsi dan takut menyeret semua penjarah uang negara yang terlibat dalam kasus BLBI, Century, Hambalang, e-KTP dan penggarongan uang negara lainnya.

Karena itu menurut Benny mengkritisi mengkritisi jejak rekamnya di internal KPK sendiri adalah cara masyarakat untuk menjaga KPK, agar tidak lupa diri atas sejarahnya untuk apa KPK dilahirkan. “Mengkritisi kelemahannya itu, agar KPK tidak khianat atas mandat sucinya sendiri,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top