Nasional

Ketua DPR RI Minta Semua Terima Putusan Ahok

ahok boss

JAKARTA – Proses hukum kasus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah divonis 2 tahun penjara oleh hakim pengadilan. Kurang lebih 6 bulan proses hukum berlangsung dimana saksi, bukti dan fakta persidangan sangat transparan dan terbuka, sehingga dapat kita ketahui bersama.

“Proses ini membuktikan bahwasanya peradilan tidak dapat di intervensi. Saat ini, kita tinggal menanti tafsir atau putusan yang akan disampaikan oleh Hakim. Karena itu, saya meminta semua pihak untuk menerima apapun hasil akhir melalui vonis hakim,” tegas Ketua DPR RI Setya Novanto dalam keterangannya pada wartawan di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Karena itu Ketua Umum Golkar itu meminta menyerahkan sepenuhnya keadilan di tangan penafsir dan pemutus. Pihaknya meyakini, hakim telah memiliki pertimbangan hukum yang matang berdasarkan proses persidangan.

Tentu saja kata Novanto, kita berharap keadilan sebagai tujuan hukum itu sendiri ditegakkan. Semua pihak berhak atas keadilan, dan semua warga negara berkewajiban untuk menaati segala putusan yang akan disampaikan oleh Hakim dalam persidangan.

Kasus ini telah menguras energi kita semua sehingga setelah vonis disampaikan, saya menghimbau agar seluruh pihak untuk menerima dengan baik, sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai anak bangsa, sebagai warga negara yang taat hukum. “Jika ada yang belum menerima keputusan persidangan, masih ada ruang hukum yang dapat digunakan sesuai kaidah hukum dan perundang-undangan serta peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Terakhir Novanto mengajak kepada kita semua untuk menjaga suasana Indonesia khususnya Ibukota yang kondusif, aman, nyaman. “Jangan mudah terpancing apalagi terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang negatif, ingat kita ini bersaudara meski terkadang berbeda pandangan,” tambahnya.

Untuk itu Novanto mengucapkan terimakasih serta memberikan apresiasi kepada petugas keamanan dalam hal ini Polri dan pengunjung sidang yang selalu menjaga persidangan ini agar selalu berjalan tertib dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung sidang, masyarakat sekitarnya dan kita semua.

“Semoga kasus ini juga menjadi pembelajaran bagi kita semua, bahwa kita hidup di alam demokrasi dengan tata aturan yang melingkupi dan menaungi kita sebagai warga negara,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top