Nasional

Ketua DPR Minta Anak SMA Bentuk Kepemimpinan Sejak Dini

BAMSOET LAPINSI-2

JAKARTA, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan untuk menjadi pemimpin diperlukan proses, latihan, serta pembinaan. Sehingga kalau ada calon pemimpin maka akan lebih mudah untuk dilatih dan dibentuk menjadi pemimpin.

“Jadi, untuk menjadi pemimpin di masa mendatang, butuh persiapan dan proses yang tak instan. Perlu latihan dan pembinaan yang dilakukan secara konstan,” tegas Bamsoet saat mengisi latihan kepemimpinan siswa di SMA Labschool, Kebayoran, Jakarta, Jumat (2704/18).

Menurut politisi Golkar itu, kepemimpinan adalah teknik untuk mempengaruhi orang lain dalam organisasi agar dapat bekerjasama mencapai tujuan. Pemimpin menentukan visi, misi, target dan strategi untuk mencapai tujuan. Sehingga, tujuan lebih mudah dan cepat tercapai.

“Masa muda seperti anak-anak SMA ini sedang menikmati masa window of oppurtunity. Karena daya tangkap kalian sangat tinggi sehingga dapat menyerap banyak hal dan pengalaman. Sehingga gunakanlah masa ini untuk membentuk jiwa kepemimpinan sejak usia dini sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri,” ujarnya.

Karena itu dia berharap, para siswa bisa meneladani berbagai sifat kepemimpinan. Baik dari Rasulullah SAW, maupun yang telah diajarkan oleh salah satu bapak bangsa (founding fathers) Indonesia, Ki Hajar Dewantoro dan lain-lain.

“Maka, jadilah pemimpin sebagaimana yang diteladankan Rasulullah SAW, yaitu shiddiq, amanah, tablig dan fathonah. Selain itu Ki Hajar Dewantoro juga telah memberikan arahan mengenai sifat kepemimpinan, antara lain ‘Ing ngarso sungtulodo, Ing madio mangun karso, dan tutwuri handayani,” tambahnya.

Ing Ngarso Sungtulodo berarti di depan memberi teladan. Ing Madio Mangun Karso berarti di tengah membangun kreatifitas. Sedangkan, Tut Wuri Handayani berarti di belakang memberi dorongan.
Dunia saat ini sudah tanpa sekat. Persaingan juga semakin meningkat. Ditambah Revolusi Industri 4.0 yang tengah dihadapi, membuat masa yang anak-anakku hadapi menjadi tak mudah.

“Tapi, dengan bekal dan kemampuan diri yang diasah di sekolah ini, insya Allah kalian mampu menghadapinya dengan baik. Kuncinya, adaptif terhadap perubahan dan jangan letih untuk terus belajar hal baru,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top