Nasional

Kasus TPPU, Bchtiar Nasir Kembali Mangkir dari Panggilan Polisi

bachtiar nasir-2

JAKARTA, Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir, sedang memenuhi undangan acara Liga Musim Dunia. Padahal, pada Selasa (14/5) hari ini seharusnya dia memenuhi panggilan polisi sebagai tersangka kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

Namun kata pengacara Bachtiar Nasir, Aziz Yanuar, jika kliennya tidak dapat menghadiri pemanggilan Bareskrim Polri pada Selasa (14/5/2019) ini, karena sedang memenuhi undangan Liga Muslim Dunia di Arab Saudi.

Kasus dugaan TPPU itu terkait tindak pidana asal pengalihan aset Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

Aziz juga mengaku tidak mengetahui kapan Bachtiar akan kembali ke Tanah Air. “Di Saudi Arabia. Nanti saya kasih bukti undangannya. Belum tahu (kapan kembali ke Indonesia),” katanya, Selasa (14/5/2019).

Panggilan pada Selasa ini merupakan panggilan ketiga kalinya bagi Bachtiar sebagai tersangka. Pemanggilan pertama dilakukan di tahun 2018. Pemanggilan kedua sebagai tersangka dilakukan pada 8 Mei 2019.

Tapi, Bachtiar tidak menghadiri pemeriksaan tersebut karena memiliki acara pribadi. Karena itu, polisi telah melayangkan panggilan ketiga terhadap Bachtiar, yang dijadwalkan pada 14 Mei 2019.

Terkait kasus TPPU itu, Bachtiar diketahui mengelola dana sumbangan masyarakat sekitar Rp 3 miliar di rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

Dana tersebut diklaim Bachtiar digunakan untuk mendanai Aksi 411 dan Aksi 212 pada tahun 2017 serta untuk membantu korban bencana gempa di Pidie Jaya, Aceh dan bencana banjir di Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Namun, polisi menduga ada pencucian uang dalam penggunaan aliran dana di rekening yayasan tersebut.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top