Headline

Investasi Rp300 Miliar, Pelindo III Bangun Pelabuhan Boom Banyuwangi

Gerbang masuk pelabuhan Boom

BANYUWANG-PT Pelindo III kelihatannya serius mengembangkan Proyek Marina dan Pantai Boom, Banyuwangi. Adapun besarnya investasi awalnya Rp200 miliar, kini ditambah menjadi Rp300 miliar. “Kami targetkan sebelum ulang tahun kami (Pelindo III) pada 1 Desember besok, sudah bisa beroperasi,” kata Direktur Utama Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra di Banyuwangi, Minggu (22/10/2017).

Menurut Askhara, Pelindo III juga bakal membuka pelabuhan untuk kapal jenis katamaran, dalam satu bulan setengah ke depan. Kendaraan dari Pulau Jawa, tidak perlu lewat jalan darat lagi, tapi bisa langsung ke Benoa Bali. “Kita tambah lagi investasinya di sini (proyek Pantai Boom), untuk percepatan pembangunan Marina dan keseluruhan pembangunan di Pantai Boom ini,” ungkapnya.

Dengan dioperasikannya kapal jenis katamaran sendiri, akan menjadi moda transportasi alternatif yang menghubungkan Banyuwangi langsung ke Benoa, Bali. Selama ini, akses ke Bali hanya bisa dilalui melalui Pelabuhan Ketapang dengan menggunakan kapal Ferry. Sedangkan penerbangan dari Bandara Blimbingsari Banyuwangi terkendala slot time di Bandara Ngurah Rai, Bali yang padat.

Proses pembangunan Marina Boom sendiri, menurut Askhara, juga ditargetkan bisa beroperasi dalam 2 bulan ke depan. “Untuk ponton dan yacht (di Marina Boom), saya rasa dua bulan sudah bisa selesai. Sehingga, nanti bisa mengenalkan Banyuwangi kepada para wisatawan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang menghadiri pembukaan Family Gathering Pelindo III, mengapresiasi langkah cepat Pelindo III. Meski pembangunan Marina Boom sempat meleset dari target semula karena adanya perubahan Rencana Induk Pelabuhan, tapi komitmen untuk pengembangan di Banyuwangi akan terus dipercepat. “Semenjak awal kita ingin bersinergi dan berkolaborasi dalam mengembangkan Banyuwangi. Jadi, ini bagus. Pelindo III menjadikan Banyuwangi salah satu prioritas pembangunan,” ungkap Anas.

Dengan adanya aksesibilitas antara Banyuwangi dan Bali di jalur laut, harap Anas, bisa mendukung pengembangan pariwisata di Banyuwangi. “Ini penting untuk aksesibilitas para wisatawan dari Bali yang ingin ke Banyuwangi. Sehingga tak lagi sulit dalam proses perpindahannya,” imbuhnya.

Selain itu, pengembangan Marina Boom ini juga bisa beriringan dengan pengembangan Bandara Blimbingsari yang kedepannya ditangani langsung oleh Angkasa Pura II. “Jadinya, kalau Bandara Blimbingsari menjadi pendukung bandara di Bali dalam acara World Bank besok, tidak perlu berpikir ulang akses ke Balinya. Karena telah ditunjang dengan adanya Marina ini,”pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top