Headline

Inflasi Jatim Juni 2018, Terdorong Sektor Transportasi

IMG-20180605-WA0008

SURABAYA-Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mengungkapkan sektor angkutan udara dan antarkota mendorong inflasi Jawa Timur pada Juni 2018 yang mengalami inflasi sebesar 0,42 persen, ditambah sektor pangan seperti harga daging ayam ras. Dari tujuh kelompok pengeluaran, enam kelompok mengalami inflasi dan satu kelompok mengalami deflasi. “Untuk komoditas utama memang yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Jawa Timur Juni 2018 ialah daging ayam ras, angkutan udara dan angkutan antarkota,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono di Surabaya, di Kantor BPS Surabaya, Senin (2/7/2018).

Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,13 persen, sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok sandang sebesar 0,06 persen. “Sedangkan komoditas yang memberikan andil terbesar deflasi telur ayam ras, emas perhiasan, dan beras,” tambahnya

Teguh menambahkan secara umum di delapan kabupaten/kota dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) Jawa Timur mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Sumenep sebesar 0,84 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Malang sebesar 0,25 persen.

“Apabila dilihat tren musiman setiap Juni dalam kurun sepuluh tahun terakhir, yakni 2009-2018 seluruhnya mengalami inflasi, karena pada bulan Juni selalu bertepatan dengan Ramadhan atau Idul Fitri, sehingga harga rata-rata cenderung mengalami kenaikan,” katanya.

Catatan BPS Jatim, kata Teguh, pada Juni 2010 Jawa Timur merupakan inflasi tertinggi yaitu sebesar 0,92 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi pada Juni 2009 sebesar 0,32 persen.

Sementara untuk kelompok inti, Teguh mengaku juga mengalami inflasi sebesar 0,17 persen, dan untuk komponen yang diatur pemerintah mengalami inflasi 0,83 persen, sedangkan komponen yang bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,85 persen.

“Untuk laju inflasi tahun kalender Jawa Timur di bulan Juni 2018 mencapai 1,61 persen, sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2018 terhadap Juni 2017) mencapai 2,67 persen,” tuturnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top