Nasional

Hindari Konflik, Ojek Online FKBB Dapat Pangkalan Resmi

IMG-20180210-WA0010

BEKASI-Komunitas ojek online yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bekasi Bersatu (FKBB) mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Bahkan Pemkot Bekasi memberikan sejumlah lokasi pangkalan (transit) resmi plus wifi. Sehingga tidak membuat macet jalanan. “Dengan cara ini, maka tidak ada ojek online yang mangkal di sembarang tempat dan menjadi sumber kemacetan dan rawan kecelakaan lalulintas,” kata Ketua umum FKBB Sultan Ardy dalam sambutan sarasehan berthema “Tertib lalulintas Ojek Online Kota Bekasi” di Pendopo Pemkot Bekasi, Jumat (9/2/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri pula Walikota Bekasi H Rahmat Efendi, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP I Nengah Adiputra, Sik, Kadishub Kota Bekasi Drs Yayan serta 800 pengemudi Ojek Online yang merupakan bagian anggota FKBB.

Lebih jauh kata Ardy, FKBB memberikan apresiasi kepada Pemkot Bekasi, karena peduli terhadap kehidupan ojek online. “Kita patut berbangga karena satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia hanya Pemkot Bekasi yang menyediakan tempat khusus untuk ojek online, tempat transit online sementara tersebar di beberapa titik kota,” ujarnya sambil menjelaskan langkah ini sebagai salah satu cara Pemkot Bekasi dalam menghindari konflik horizontal dan agar mengurai kemacetan.

Disisi lain, lanjut Ardy, langkah ini sebagai bentuk perhatian Pemkot terhadap nasib ojek online. “Sebagai pengemudi ojek online yang sering mengalami kekerasan dan diskriminasi dalam mencari nafkah di jalan dan rawan konflik horizontal, namun di kota Bekasi kita patut bersyukur karena hadirnya pemerintah kota Bekasi yang jadi penganyom hingga tidak terjadi konflik horizontal,” ungkapnya.

Dikatakan Ardy, FKBB mencanangkan ojek online Kota Bekasi merupakan pelopor tertib lalulintas yang menjadi contoh bagi seluruh driver ojek. Perilaku berlalulintas ini semoga bisa kepada masyarakat . Karena dengan tertib berlalulintas akan menekan angka kecelakaan dijalan raya. “Oleh karena mari kita jadi pelopor keselamatan dijalan dan tertib lalulintas,” imbuhnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP I Nengah Adiputra SIK meminta FKBB agar menghimbau anggota ojek online memanfaatkan lokasi transit tersebut. “Silahkan mangkal pada tempat titik-titik yang telah di sediakan dan tidak perlu mangkal di pinggir jalan. Kami akan tambah titik transit lagi, supaya. Kalau masih ada yang bandel, kami akan menindak tegas berupa tilang. Jadi mari kita kerjasama untuk menjadikan Bekasi maju,” katanya.

Lebih jauh kata Adiputra, kerjasama ini dalam rangka menurunkan angka kecelakaan. Berdasarkan catatan, jumlah angka kecelakaan mengalami penurunan signifikan sekitar 20 persen dari 500-an pada 2016 menjadi 400-an pada periode 2017. Hal ini merupakan bukan hanya kerja kepolisian saja tapi juga dari seluruh masyarakat termasuk para ojek Online. “Kita berharap 2018 ini bisa ditekan lagi menjadi 300-an bahkan bila perlu tidak ada lagi kecelakaan di jalan raya,” tuturnya.

Karena perlu diingat, kata Adiputra, kecelakaan itu membawa derita yang sangat panjang apalagi bagi para ojek online. Makanya faktor keselamatan dan keamanan sangat diharapkan oleh keluarga di rumah. “Karena polisi tidak bisa berbuat banyak ketika pengguna kendaraan bermotor tidak menyadari pentingnya keselamatan,” imbuhnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top