Nasional

Golkar Minta Semua Menghormati Hasil Real Count Pilkada DKI

JAKARTA – Ketua Komisi II Zainudin Amali yakin hasil resmi yang akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, tak akan berbeda jauh dengan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei. Dimana pasangan Anies – Sandi unggul suara atas pasangan Ahok – Djarot.

“Sehingga hasil yang akan diumumkan oleh KPU pada Mei 2017 nanti saya kira menjadi hasil yang final. Apalagi, pasangan Ahok – Djarot sudah sampaikan selamat dan mengakui kemenangan mereka di putaran kedua DKI Jakarta ini,” tegas politisi Golkar itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Menurut Amali pelaksanaan Pilkada DKI secara keseluruhan sudah berjalan dengan lancar meskipun ada beberapa hambatan seperti ketidaklengkapan daftar pemilih tetap (DPT) dan kekisruhan di beberapa TPS. Tapi, hal itu merupakan hal yang wajar karena hanya terjadi dalam skala kecil.

“Masyarakat harus bisa terima itu (hasilnya). Dinamika yang muncul sebelum putaran pertama dan kedua segera kita sudahi setelah tanggal 19 kemarin. Kita rangkai lagi hubungan sesama warga Jakarta,” kata Amali.

Sejauh itu pasangan petahana itu mengucapkan selamat kepada Anies-Sandi. Ahok dan Djarot juga berpesan kepada para pendukungnya untuk menerima hasil tersebut. “Kepada pendukung kami, kami mengerti pasti sedih kecewa, tapi ngga apa-apa. Percayalah kekuasaan itu Tuhan yang kasih, Tuhan yang ambil,” kata Ahok.

Tak ada seorang pun lanjut Ahok, bisa menjabat tanpa seizin Tuhan. “Jadi, semua nggak usah terlalu dipikirkan,” ujarnya singkat. Pada Kamis (20/4/2017) setelah hitung cepat, Anies mendatangi Ahok di Kantor Balaikota Jakarta, dan Ahok meminta agar gubernur baru itu memahami betul masalah APBD, agar uang negara itu tidak mubadzir untuk membangun Jakarta, yang lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top