Nasional

Farhat Abbas Sebut Prabowo Ikut Sebarkan Hoaks Ratna

FARHAT ABBAS-3

JAKARTA, Advokat kondang Farhat Abbas memenuhi panggilan polisi untuk klarifikasi terkait laporannya soal kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet. Karena itu Farhat meminta polisi untuk memproses Prabowo Subianto yang menurutnya juga telah menyebarkan kabar bohong soal Ratna ke publik.

“Hari ini kita diminta klarifikasi kasus Prabowo Subianto, kita yang melaporkan ke-17 termasuk Pak Prabowo, Fadli Zon, Ratna, ada Arif Poyuono, Eggi Sudjana, Daniel, Nanik,” tegas Farhat kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/4/2019).

Menurut Farhat, kasus ini menjadi bola liar di masyarakat. Sebab, sejumlah tokoh politik ikut berkomentar soal kasus ‘penganiayaan Ratna’ dan menyalahkan rezim pemerintah.

“Kabar bohong, berita bohong, penyebaran (berita bohong) karena mereka selalu mengkaitkan ini dengan pilpres seolah-olah ini akibat rezim padahal mereka buat sendiri,” ujarnya.

Untuk itu menurutnya, polisi perlu memeriksa Prabowo. Agar kasus ini menjadi efek jera bagi masyarakat lainnya untuk tidak menyebarkan berita hoax.

“Prabowo harus dihukum seperti Ratna Sarumpaet, baru orang mengerti itu kesalahan dari Prabowo. Tapi, kalau misalnya dibohong-bohongi orang ‘oh itu tiba-tiba dia ngomong’, ‘oh itu kata Ratna’ nggak bisa,” ungkapnya.

Dengan demikian, agar kasus ini juga menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk tidak asal menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya. Dalam kesempatan itu, Farhat juga menyinggung soal klaim kemenangan dalam Pilpres.

“Jadi, orang-orang harus menggunakan kebebasan berbicara yang tanggung jawab. Kalau misalnya nggak tanggung jawab termasuk kalau dia ngaku menang, padahal dia nggak menang, termasuk dia ngaku Ratna Sarumpaet dianiaya padahal tidak. Kalau dibiasakan, dilupakan, dia akan mengulangi, tapi kalau diberi efek jera saya yakin tidak akan terjadi lagi kebohongan itu,” pungkas Farhat.

Prabowo sebelumnya telah menyatakan bahwa dia hanya mendapatkan pengakuan dari Ratna Sarumpaet. Begitu Ratna mengaku berbohong, BPN Prabowo langsung memecat Ratna dari posisinya sebagai jurkamnas.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top