Nasional

DPR Sesalkan Masih Terjadi Kekerasan Guru di Sekolah

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Kapoksi Komisi X DPR RI FPPP, Illiza Sa’aduddin Djamal menyayangkan masih adanya praktik kekerasan di sekolah, seperti tragedi perkelahian dua guru SMAN 8 Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu yang berlangsung di dalam ruang kelas.

“Terlebih perkelahian itu terjadi di dalam ruang kelas dan disaksikan para murid. Video perkelahian dua guru itu bahkan sampai viral di media sosial,” demikian Illiza pada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Sebelumnya juga pernah terjadi perkelahian antar siswa di Nganjuk Jawa Timur dan Medan. Kekerasan di sekolah apapun bentuknya seharusnya tidak terjadi, karena ini adalah lembaga pendidikan yang mengedepankan moral dan ilmu pengetahuan.

“Kekerasan dan perkelahian di sekolah telah merusak citra lembaga pendidikan. Bagaimana pun, siapa pun, harus menghormati lembaga pendidikan, karena di sana adalah tempat penggodokan generasi muda penerus bangsa. Rusak karakter generasi mudanya, rusak pula bangsanya,” kata Illiza.

Karena itu, Illiza menyarankan guru yang terlibat dan kepala sekolah harus meminta maaf kepada publik atas tragedi perkelahian itu. Mereka juga harus mengaku tidak akan mengulanginya di kemudian hari.

Itu penting menurut Illiza, agar para pelajar dan generasi muda di Indonesia tidak mencontohnya. Dan harus diberikan sangsi yang keras terhadap guru yang terlibat kekerasan atau perkelahian agar tidak berulang di tempat lain,” ungkapnya.

“Pihak sekolah juga harus memastikan tidak adanya perundungan dan bulying di sekolah, karena ini terbukti telah memantik terjadinya perkelahian di antar siswa. Sekolah harus memastikan bahwa semua siswa menjunjung tinggi rasa saling menghormati,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top