Nasional

DPR Minta Pemerintah Tambah Kapal TNI di Natuna

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Dengan klaim Tiongkok atas pulau Natuna dan banyaknya kapal-kapal asing yang mencuri ikan di kawasan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia tersebut Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah melalui menteri pertahanan untuk menambah kapal TNI AL untuk mengamankan Natuna tersebut.

“Dengan klaim Natuna oleh Tiongkok itu, DPR akan mendorong Kemenhan RI untuk memperbanyak armada TNI AL di seluruh perairan Indonesia karena wilayah negara ini sangat luas,” tegas Waketum Gerindra itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Tentu lanjut Dasco, penambahan kapal TNI AL itu harus didukung dengan penambahan anggaran. Dan, masalah ini nanti akan dibahas oleh Komisi I DPR RI dan Banggar DPR RI dengan Kemenhan RI. “Soal anggaran nanti harus dibicarakan dengan Banggar dan Kemenhan RI,” katanya singkat.

Penambahan pengamanan wilayah laut penting karena berdasarkan Pasal 4 UU No 5 Tahun 1983, Indonesia memiliki hak untuk eksplorasi dan eksploitasi di kawasan ZEE tersebut.

Pelayaran dan penerbangan internasional bebas dilakukan asalkan sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.
Negara lain pun diperbolehkan mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya alam di kawasan ZEE, dengan syarat meminta izin terlebih dahulu ke pemerintah RI. Seperti termaktub dalam Pasal 5 ayat 1 UU tersebut.

Sebelumnya diberitakan, ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) meningkatkan patroli di wilayah perairan Natuna di Kepulauan Riau, seusai sejumlah nelayan asing melanggar wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia itu.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono menegaskan, pihaknya telah menyiapkan 18 operasi siaga tempur di wilayah tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top